Alasan Kesehatan Cerna Penting bagi Tumbuh Kembang Anak
Jakarta, Masa kanak-kanak awal sering disebut sebagai periode emas karena pada fase inilah fondasi kesehatan, kecerdasan, dan karakter anak dibangun. Namun, kesehatan saluran cerna...
Ray Wagiu Basrowi, Medical Affairs Director Danone Indonesia, menjelaskan bahwa lebih dari 70 persen sel imun tubuh berada di saluran cerna. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pencernaan bukan hanya mengolah makanan, tetapi juga menjadi pertahanan utama tubuh anak.
"Masa kanak-kanak awal adalah periode krusial dalam perkembangan anak, di mana kesehatan saluran cerna berperan besar dalam membangun imunitas yang kuat. Lebih dari 70 persen sel imun berada di saluran cerna, sehingga menjaga keseimbangan mikrobiota menjadi kunci dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak," jelas Ray.
Ketika keseimbangan mikrobiota terjaga dan kebutuhan nutrisi terpenuhi, anak memiliki fondasi fisik yang lebih kokoh. Mereka tidak hanya lebih jarang sakit, tetapi juga memiliki energi dan fokus yang lebih baik untuk belajar dan bereksplorasi. Ray juga menambahkan bahwa anak-anak belajar melalui sentuhan, pengamatan, percobaan, hingga pertanyaan-pertanyaan sederhana.
Oleh karena itu, Ray menekankan bahwa nutrisi bukan hanya perlindungan dari penyakit, tetapi juga bekal untuk tumbuh kembang anak, termasuk kecerdasan di masa depan.
"Ketika fondasi nutrisi ini terpenuhi, anak memiliki kapasitas fisik dan mental yang lebih baik untuk bereksplorasi, menyerap stimulasi, dan terlibat dalam aktivitas belajar berbasis sains secara optimal, mulai dari eksperimen interaktif, observasi lingkungan, hingga pemahaman konsep-konsep ilmiah yang lebih kompleks," ujarnya.
Dengan kata lain, tubuh yang sehat memungkinkan otak bekerja lebih optimal, sehingga anak lebih siap menerima berbagai bentuk stimulasi yang ia temui setiap hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Praktisi Psikologi Anak Usia Dini, Aninda, dalam kolaborasi Nutrilon Royal bersama PT Indomarco Prismatama (Indomaret) melalui program Winner's Squad Adventure to Hong Kong, menyatakan bahwa stimulasi berbasis sains memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan anak.
"Stimulasi berbasis sains melalui eksplorasi, eksperimen, dan permainan sensorik membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, emosional, dan sosial yang seimbang," jelasnya.
Saat anak diajak mencampur warna, mengamati serangga, atau bereksperimen sederhana dengan air dan pasir, mereka sebenarnya sedang belajar memecahkan masalah, melatih konsentrasi, serta mengelola emosi ketika hasil percobaan tidak sesuai harapan.
Kombinasi antara nutrisi seimbang dan stimulasi yang tepat inilah yang membentuk kesiapan belajar anak secara menyeluruh. Anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara emosional dan sosial.
"Melalui pengalaman interaktif, anak didorong untuk bereksplorasi, sementara orang tua mendapat pemahaman lebih dalam tentang pentingnya mendukung tumbuh kembang secara menyeluruh," kata Aninda.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260214232629-255-1328315/alasan-kesehatan-cerna-penting-bagi-tumbuh-kembang-anak
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
FOTO: Kala Jalanan di Jerman Diselimuti Bunga Sakura Bermekaran
08 Apr 2026
Wajib Tahu, Ini 9 Cara Mengatasi Kaki Bengkak karena Diabetes
08 Apr 2026
FOTO: Pemeriksaan Anak buat Cegah Stunting di Hari Balita Nasional
08 Apr 2026
10 Maraton Tersulit di Dunia, Ada Lari Lewati Gajah dan Singa Afrika
08 Apr 2026
Ahli: Label Nutri-Level Bisa Efektif tapi Tak Cukup Tanpa Edukasi
08 Apr 2026
Patroli ala 'Gubernur Blok M' hingga Rahasiakan Kafe Hidden Gem