Ini 5 Makanan Khas Imlek Pembawa Keberuntungan di Tahun Kuda Api
Judul: Ini 5 Makanan Khas Imlek Pembawa Keberuntungan di Tahun Kuda Api Daftar Isi Makanan khas Imlek pembawa keberuntungan 1. Pangsit (jiaozi) 2. Mi panjang umur 3. Ikan utuh 4....
Daftar Isi
Makanan khas Imlek pembawa keberuntungan
1. Pangsit (jiaozi)
2. Mi panjang umur
3. Ikan utuh
4. Jeruk mandarin
5. Makanan manis
Jakarta, Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan tradisi dan hidangan khas yang sarat makna. Di tahun Kuda Api 2026 ini, ada beberapa makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kesehatan bagi keluarga yang merayakannya.Berbagai makanan ini tidak hanya lezat, tetapi juga sarat simbolisme yang mendalam sesuai budaya Tionghoa.Lihat Juga :30 Ucapan Selamat Imlek 2026: Penuh Doa Keberuntungan dan Kesuksesan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Makanan khas Imlek pembawa keberuntunganBerikut ini lima makanan khas Imlek yang wajib hadir di meja makan untuk menyambut tahun baru dengan penuh harapan, mengutip Real Simple:Pilihan RedaksiFeng Shui Ungkap Benda di Rumah yang Dipercaya Bawa Energi BurukWarna yang Bikin Hoki dan yang Perlu Dihindari di Tahun Kuda ApiWaspada, 4 Shio Ini Paling Ciong di 2026 Tahun Kuda Api 1. Pangsit (jiaozi)Pangsit (dumpling) atau jiaozi merupakan hidangan yang sangat populer saat Imlek. Bentuknya menyerupai ingot emas tradisional yang melambangkan kemakmuran dan kekayaan.Isian pangsit biasanya berupa daging babi dan daun bawang, tetapi bisa bervariasi sesuai selera dan daerah. Makan pangsit dipercaya membawa keberuntungan finansial di tahun baru.2. Mi panjang umurMi panjang umur menjadi simbol umur panjang dan kesehatan. Mi ini harus disajikan dalam bentuk utuh tanpa dipotong agar maknanya tetap terjaga.Anda bisa membuat mie panjang umur dengan tambahan jamur shiitake dan daun bawang. Ada juga yang menambahkan irisan daging babi.3. Ikan utuhIkan utuh yang disajikan saat Imlek melambangkan kelimpahan dan keberuntungan. Kata ikan dalam bahasa Cina mirip dengan kata "surplus" atau kelebihan, sehingga makan ikan dipercaya membawa keberuntungan melimpah.Ikan biasanya dikukus bersama jahe dan daun bawang agar rasanya segar dan lezat. Penting untuk menyajikan ikan secara utuh, termasuk kepala dan ekor, karena ikan yang terpotong dianggap membawa kesialan.Biasanya, sebagian ikan sengaja tidak dimakan sebagai simbol bahwa rejeki akan terus bertambah.4. Jeruk mandarinJeruk mandarin menjadi simbol keberhasilan dan keberuntungan. Bentuknya yang bulat melambangkan kesinambungan dan keberlangsungan hidup.Buah ini juga dianggap menyerupai keping emas, sehingga sering diletakkan sebagai hiasan meja selama perayaan. Daun pada buah jeruk juga melambangkan kemakmuran yang berkembang.
5. Makanan manisMakanan manis seperti eight treasure rice pudding sangat populer saat Imlek. Angka delapan dianggap sangat beruntung dalam budaya Tionghoa. Adapun puding ini mengandung delapan jenis buah kering, biji, atau kacang yang berbeda.Selain itu, nampan permen berbentuk lingkaran dengan delapan kompartemen melambangkan kebersamaan dan kelanggengan. Setiap jenis permen memiliki makna tersendiri, seperti akar teratai yang melambangkan ikatan keluarga dan biji labu merah yang membawa kekayaan.Itu dia beberapa makanan khas Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan di tahun Kuda Api ini. Jangan lupa menyajikan berbagai makanan ini di meja makan saat kumpul keluarga. (rti)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260217120027-262-1328876/ini-5-makanan-khas-imlek-pembawa-keberuntungan-di-tahun-kuda-api
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
FOTO: Pemeriksaan Anak buat Cegah Stunting di Hari Balita Nasional
08 Apr 2026
10 Maraton Tersulit di Dunia, Ada Lari Lewati Gajah dan Singa Afrika
08 Apr 2026
Ahli: Label Nutri-Level Bisa Efektif tapi Tak Cukup Tanpa Edukasi
08 Apr 2026
Patroli ala 'Gubernur Blok M' hingga Rahasiakan Kafe Hidden Gem
08 Apr 2026
Awas, Studi Temukan Enggak Sarapan Bikin Kamu Gampang Cemas
08 Apr 2026
Pendaki Dilarang Keras ke Puncak Selatan Gunung Rinjani, Ini Alasannya