Tidur Seharian saat Puasa, Boleh Enggak Sih? Ini Hukumnya
Judul: Tidur Seharian saat Puasa, Boleh Enggak Sih? Ini Hukumnya Jakarta, Tidur seharian saat berpuasa di bulan Ramadhan kerap jadi 'jalan pintas' bagi sebagian orang agar tak ter...
Jakarta, Tidur seharian saat berpuasa di bulan Ramadhan kerap jadi 'jalan pintas' bagi sebagian orang agar tak terlalu merasa lapar dan haus.Namun, bagaimana sebenarnya hukumnya dalam Islam? Apakah puasa tetap sah jika seseorang lebih banyak terlelap dari Subuh hingga Magrib?Lihat Juga :Apa Boleh Puasa Ramadhan tapi Belum Mandi Wajib?Menurut KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi, tidur seharian saat berpuasa pada dasarnya tidak membatalkan puasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puasanya tetap sah walaupun dia tidur seharian," jelasnya.Meski sah, bukan berarti tanpa catatan. Masalah muncul ketika tidur tersebut membuat seseorang meninggalkan kewajiban salat dengan sengaja. Pilihan RedaksiJadwal Imsak dan Subuh Hari Ini Kamis 19 Februari 20265 Tips Berat Badan Tetap Aman Meski Sering Bukber saat Ramadhan6 Hal Ini Bakal Terjadi pada Tubuh Saat Puasa 12 Jam"Kalau dia tidur sampai tidak salat Zuhur, Asar, lalu bangun pas buka dan itu disengaja, ini yang jadi persoalan," ujarnya.Salat lima waktu tetap wajib dilaksanakan, termasuk saat Ramadan. Jika seseorang tertidur tanpa sengaja dan terlewat salat, ia tetap wajib menggantinya ketika bangun.Namun, berbeda halnya jika tidur itu memang diniatkan untuk menghindari kewajiban."Untuk urusan salat ini jangan disengaja lupa dan jangan disengaja tidur," tegasnya.Dalam Islam memang ada keringanan (rukhsah) bagi orang yang lupa atau tertidur tanpa sengaja. Namun, menjadikan tidur sebagai alasan untuk meninggalkan ibadah jelas bukan sikap yang dibenarkan.Ramadan bukan sekadar menahan laparRamadan bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Bulan ini adalah momentum memperbanyak amal, memperdalam ilmu agama, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.Jika waktu lebih banyak dihabiskan untuk tidur, seseorang akan kehilangan banyak kesempatan berharga. Padahal, Ramadan datang hanya setahun sekali.Ustaz Wahyul mengingatkan, jangan sampai kita menjadi orang yang merugi karena menyia-nyiakan bulan suci.Lihat Juga :Apa Saja Keutamaan dan Amalan 10 Hari Pertama Ramadhan?"Rugi orang yang tidak mendapatkan Ramadhan. Tapi ada yang lebih rugi lagi, yaitu orang yang bertemu Ramadhan namun melewatkannya tanpa nilai ibadah dan tanpa meningkatkan ketakwaan kepada Allah," ujarnya.Artinya, meskipun tidur tidak membatalkan puasa, kebiasaan tersebut bisa membuat seseorang kehilangan esensi Ramadan itu sendiri.Idealnya, waktu siang Ramadan diisi dengan aktivitas positif. Bekerja, belajar, membaca Al-Qur'an, bersedekah, atau memperbanyak zikir dan doa bisa menjadi pilihan.Tidur tetap diperlukan sebagai bagian dari kebutuhan fisik. Namun, jangan sampai menjadi pelarian agar puasa terasa lebih cepat berlalu.
"Ramadan adalah latihan spiritual. Menahan diri dari makan dan minum hanyalah satu bagian kecil dari proses membentuk kesabaran, keikhlasan, dan ketakwaan," kata dia.Punya pertanyaan lain seputar puasa? Selama bulan Ramadan, .com menghadirkan program #UstazTanyaDong. Anda bisa langsung mengirimkan pertanyaan melalui akun media sosial dan mendapatkan jawaban langsung dari KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi, anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung.Ramadan bukan cuma soal menahan lapar dan haus, tapi juga belajar lebih tenang, bijak, dan penuh ilmu dalam menjalani ibadah. (tis/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260219121047-284-1329613/tidur-seharian-saat-puasa-boleh-enggak-sih-ini-hukumnya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Studi: Glutathione Jadi Bahan Bakar Sel Kanker, Perlu Dibatasi?
07 Apr 2026
Catat! 7 Peralatan Dapur Ini Wajib Diganti Lebih Sering
07 Apr 2026
Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Jadi Ikon Tapi 'Haram' Ditiru
07 Apr 2026
Ramai Pro Kontra Vasektomi, Apa Bedanya dengan Kebiri?
07 Apr 2026
Pilot Bikin Kapok Penumpang Egois yang Menyerobot ke Pintu Pesawat
07 Apr 2026
Ortu Perlu Tahu, Ini Beda Anak Aktif dan Hiperaktif