Jangan Anggap Sepele, Sepatu Bisa Sebar Bakteri di Rumah
Judul: Jangan Anggap Sepele, Sepatu Bisa Sebar Bakteri di Rumah Daftar Isi 1. Bakteri berbahaya 2. Alergen 3. Timbal Kapan kuman jadi masalah serius? Jadi, perlukah meminta tamu m...
Daftar Isi
1. Bakteri berbahaya
2. Alergen
3. Timbal
Kapan kuman jadi masalah serius?
Jadi, perlukah meminta tamu melepas sepatu?
Jakarta, Membersihkan rumah hingga mengilap memang memuaskan. Namun, menjaga rumah tetap higienis saat tamu berdatangan sering kali jadi tantangan tersendiri.
Salah satu dilema yang kerap muncul, perlukah meminta tamu melepas sepatu sebelum masuk?
Sebagian orang merasa sungkan karena takut dianggap tidak sopan. Namun menurut ahli mikrobiologi lingkungan, jawabannya mungkin tidak semanis yang kita harapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :
Rumah Bersih Saat Imlek Datangkan Cuan? Ini Kata Pakar Feng Shui
Bagian bawah sepatu ternyata dipenuhi bakteri dan virus dan itu bukan sekadar asumsi.
Menurut Kelly Reynolds, profesor dan ahli mikrobiologi lingkungan dari University of Arizona, kuman pada sepatu sebenarnya baru menjadi masalah saat kita bersentuhan langsung dengan bagian bawah sepatu atau lantai yang baru saja diinjak.
"Pikirkan tentang siklus penularannya," ujarnya. "Apakah ada anak yang merangkak di rumah? Apakah Anda sendiri sering duduk di lantai?"
Jika kuman yang terbawa sepatu menempel di tangan, lalu tangan menyentuh mata, hidung, atau mulut, siklus penularan pun terjadi. Risiko infeksi pun meningkat, terutama saat musim flu dan pilek.
Pilihan Redaksi
Menaruh Tanaman di Rumah Apa Benar Bikin Hoki? Begini kata Feng Shui
Penuh Doa, Ini 25 Ucapan Islami Menyambut Ramadhan 2026
7 Kepribadian Ini Terlihat dari Orang yang Suka Merapikan Tempat Tidur
Meski begitu, jika Anda rutin membersihkan lantai dan tidak memiliki anak yang masih merangkak, memakai sepatu di dalam rumah sesekali mungkin bukan ancaman kesehatan yang besar. Namun, tetap ada sejumlah kontaminan yang perlu diperhatikan.
1. Bakteri berbahaya
Sebuah studi dari University of Arizona menemukan bahwa 96 persen bagian luar sepatu mengandung bakteri. Salah satu yang paling umum adalah E. coli, bakteri yang dapat menyebabkan infeksi saluran cerna, infeksi saluran kemih, hingga meningitis.
Tak hanya itu, peneliti juga menemukan bakteri lain seperti Klebsiella pneumoniae, penyebab pneumonia dan Serratia ficaria yang bisa memicu berbagai jenis infeksi.
"Jumlah bakteri di sepatu bahkan lebih banyak dibandingkan yang kita temukan di tangan atau lantai," kata Reynolds. "Sepatu adalah kendaraan umum yang membawa kontaminan besar ke dalam rumah."
2. Alergen
Saat musim alergi, banyak orang menutup jendela dan menyalakan air purifier. Namun sering kali lupa bahwa sepatu juga bisa membawa partikel alergen dari luar.
Serbuk sari, debu, dan partikel mikroskopis lain dapat menempel di sol sepatu, lalu tersebar di dalam rumah. Saat debu teraduk oleh langkah kaki atau hewan peliharaan, partikel ini bisa kembali melayang di udara dan terhirup.
Lihat Juga :
Apa Orang Dewasa Masih Perlu Minum Susu?
3. Timbal
Meski cat berbahan dasar timbal telah lama dilarang, residunya masih ada di lingkungan. Timbal dapat bercampur dengan debu dan tanah, lalu terbawa masuk melalui sepatu.
Paparan timbal sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak dan ibu hamil. Dampaknya dapat memengaruhi otak, jantung, dan organ vital lainnya.
Kapan kuman jadi masalah serius?
Masalah muncul ketika lantai jarang dibersihkan. Menurut Reynolds, kontaminan tidak selalu 'diam' di lantai.
"Bakteri seperti magnet, mereka menempel pada partikel debu. Jika debu teraduk, partikel yang mengandung bakteri bisa kembali melayang di udara, lalu terhirup atau tertelan," jelasnya.
Yang lebih mengejutkan, bakteri dan virus tidak cepat mati. Bakteri bisa bertahan selama berhari-hari hingga berminggu-minggu. Sementara virus tertentu bahkan mampu bertahan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan, tergantung jenis kuman dan tingkat kelembapan.
Artinya, jejak kuman yang terbawa tamu minggu lalu mungkin saja masih ada hari ini jika lantai belum dibersihkan secara menyeluruh.
Lihat Juga :
Posisi Tidur Terbaik untuk Wajah Awet Muda, Bye Kerut dan Keriput!
Jadi, perlukah meminta tamu melepas sepatu?
Secara kesehatan, melepas sepatu di dalam rumah jelas membantu mengurangi risiko kontaminasi. Namun keputusan tetap kembali pada kenyamanan dan kebiasaan masing-masing keluarga.
Jika memilih untuk tetap memperbolehkan sepatu di dalam rumah, pastikan Anda:
• Menyedot debu setidaknya seminggu sekali
• Membersihkan lantai secara rutin
• Menggunakan cairan pembersih berlabel 'disinfektan' (tis/tis)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260219153728-255-1329695/jangan-anggap-sepele-sepatu-bisa-sebar-bakteri-di-rumah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Psikolog Sebut Baligo Film 'Aku Takut Mati' Bisa Berbahaya buat Mental
06 Apr 2026
Tak Cuma Sabtu, Night At Ragunan Zoo Kini Juga Buka Selasa-Jumat
06 Apr 2026
5 Penambahan Sederhana Ini Bikin Ruang Tamu Jadi Lebih Estetik
06 Apr 2026
5 Trik Cepat Pesan Ulang Tiket Saat Penerbangan Batal atau Ditunda
06 Apr 2026
WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang Alami Gangguan Pendengaran pada 2050
06 Apr 2026
Turis Asing ke India Kini Wajib Isi Kartu Kedatangan Digital