Menyambut Kelahiran Kembali Sirkus Dalam Ruangan Tertua di Dunia
Judul: Menyambut Kelahiran Kembali Sirkus Dalam Ruangan Tertua di Dunia Jakarta, Cirque d'Hiver tengah bersiap menyambut kembali masa kejayaannya. Sirkus dalam ruangan tertua di d...
Jakarta, Cirque d'Hiver tengah bersiap menyambut kembali masa kejayaannya. Sirkus dalam ruangan tertua di dunia ini akan dipulihkan melalui renovasi besar-besaran, mengembalikan kemegahan puluhan mural klasik yang tersembunyi dan menambah fasilitas lainnya.Cirque d'Hiver telah mengukir sejarah dalam dunia sirkus, khususnya di kota kelahirannya, Paris, Prancis. Napoleon III pertama kali membuka Cirque d'Hiver pada tahun 1852 dan menjadi sirkus dalam ruangan tertua di dunia.Kemegahan adalah daya pikatnya, karena di dalam sana terdapat banyak lukisan dinding (mural) raksasa yang menggambarkan sejarah sirkus. Mulai dari atraksi berkuda hingga pertunjukan akrobat tradisional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, sejak tahun 1950-an, area dinding di dalam sirkus itu ditutup oleh panel kayu. Selama hampir 70 tahun, Cirque d'Hiver menyembunyikan 20 mural raksasa yang megah tersebut.Sampai hari ini, mural raksasa masih tersimpan rapi dan bersembunyi di balik panel kayu. Sebentar lagi, publik bisa kembali melihat kemegahan Cirque d'Hiver dengan muralnya tersebut setelah tempat ini direnovasi besar-besaran. Pilihan RedaksiMengenal Oriental Circus Indonesia Usai Pemain Sirkusnya Ngaku DisiksaKota Paling Menjijikkan, Jalanan Penuh Sampah dan Para Kecoak BerpestaSemarak 'Parade' dalam Koleksi Couture Stephane RollandMelansir Independent, Pemerintah Prancis berencana untuk memulihkan Cirque d'Hiver. Renovasi meliputi restorasi 20 mural raksasa dan meningkatkan kenyamanan fasilitas di Cirque d'Hiver yang sudah tua menjadi lebih modern."Kami melepas panel minggu lalu untuk memeriksa apakah lukisannya masih ada di sana. Ada beberapa kerusakan karena terkena air, tetapi untungnya mereka masih dapat dipulihkan," ujar arsitek yang mengawasi renovasi proyek, Stephane Millet.Millet menyoroti bahwa mural-mural tersebut telah lama dilupakan, padahal mural ini mengandung nilai artistik dan budaya yang penting. Bahkan 20 mural tersebut juga menceritakan sejarah Prancis di zaman kuno melalui lukisan yang indah."Mural-mural itu menunjukkan orang Galia melawan orang Romawi. Lukisan-lukisan ini memberi tahu kita banyak hal tentang bagaimana orang Prancis menjalani hidup di abad ke-19," lanjutnya.Selain merestorasi mural raksasa yang berharga, renovasi juga mencakup perbaikan dan peningkatan beberapa fasilitas. Jendela yang sebelumnya ditutupi oleh tirai tebal akan diperbaiki agar bisa berfungsi kembali, kursi dan karpet juga akan diganti agar kembali baru.Sementara itu, bagian luar sirkus sebenarnya sudah secara bertahap direnovasi dari 20 tahun yang lalu. Jadi, renovasi kali ini lebih berfokus pada membenahi interior sirkus, untuk memastikan pertunjukan Cirque d'Hiver yang meriah itu dapat digelar kembali tanpa gangguan."Kami semua jatuh cinta dengan tempat ini. Kami senang bekerja dan dipekerjakan di Cirque d'Hiver. Satu sisi bekerja untuk sirkus, di sisi lain bekerja untuk sejarah," kata Kepala Produksi Cirque d'Hiver, Fabrice Bing.Ia menambahkan, renovasi ini penting demi kenyamanan para pengunjung. Beberapa fasilitas tambahan yang dihadirkan di Cirque d'Hiver adalah kursi dengan ruang kaki yang lebih luas, ventilasi udara yang ditingkatkan, dan aksesibilitas untuk pengunjung disabilitas.Proyek renovasi ini diprediksi akan menelan beberapa juta euro, tetapi angka pastinya belum bisa dikonfirmasi. Kementerian Budaya Prancis telah sepakat untuk membiaya proyek ini, bersama dengan keluarga Bouglione yang merupakan pemilik Cirque d'Hiver. (ana/wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260220165146-269-1330098/menyambut-kelahiran-kembali-sirkus-dalam-ruangan-tertua-di-dunia
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Instruksi Prabowo, Istana Kepresidenan Dibuka untuk Anak Sekolah
08 Apr 2026
Bukan Tak Peduli, Ini 9 Kepribadian Orang yang Senang saat Janji Batal
08 Apr 2026
7 Tanda Tubuh Terlalu Lama Duduk, Jangan Abai Bisa Ganggu Kesehatan
08 Apr 2026
Studi: Glutathione Jadi Bahan Bakar Sel Kanker, Perlu Dibatasi?
07 Apr 2026
Catat! 7 Peralatan Dapur Ini Wajib Diganti Lebih Sering
07 Apr 2026
Rambut 'Ayam Jantan' Putri Kim Jong Un Jadi Ikon Tapi 'Haram' Ditiru