Gaya Hidup 24 Feb 2026 9 views

7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari

Judul: 7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari Daftar Isi Apa saja penyebab testis terpelintir? 1. Bell clapper deformity 2. Faktor keturunan 3. Masa...

7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari
Judul: 7 Penyebab Testis Terpelintir, Bisa Dipicu dari Kebiasaan Sehari-hari

Daftar Isi
Apa saja penyebab testis terpelintir?
1. Bell clapper deformity
2. Faktor keturunan
3. Masa pubertas
4. Posisi tidur menyamping
5. Aktivitas fisik intens atau cedera
6. Paparan udara dingin
7. Menggunakan skinny jeans
Jakarta, Testis terpelintir atau dalam istilah medis disebut torsio testis, merupakan kondisi serius yang menyebabkan rasa sakit hebat pada testis atau buah zakar. Anda perlu tahu apa saja penyebabnya sebagai langkah antisipasi.Melansir Cleveland Clinic, torsio testis terjadi ketika tali spermatik yang memasok darah ke testis berputar dan memotong aliran darah. Kalau tidak segera ditangani, testis bisa mengalami kematian jaringan.Lihat Juga :Mengenal Azoospermia, Sperma Kosong Penyebab Kemandulan Pria
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Testis sendiri merupakan organ reproduksi laki-laki yang terletak dalam kantong skrotum yang menggantung di bawah penis. Fungsinya, memproduksi hormon dan sperma.Apa saja penyebab testis terpelintir?Meskipun kasus torsio testis tergolong jarang atau langka, kondisi ini biasanya terjadi secara tiba-tiba dan membutuhkan penanganan medis darurat. Pilihan RedaksiKenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Ini 8 Kemungkinan PenyebabnyaOrang Tua Perlu Tahu, Hernia Juga Bisa Terjadi pada AnakMandi Wajib Jelang Puasa, Haruskah Pakai Sampo dan Sabun?Pada sebagian besar laki-laki, torsio testis terasa seperti nyeri hebat yang muncul tiba-tiba. Rasa nyeri terkadang menjalar ke perut atau membuat seseorang merasa ingin muntah, bahkan menimbulkan kesulitan berjalan.Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab umum testis terpelintir yang perlu diwaspadai.1. Bell clapper deformityBiasanya, testis tidak bisa bergerak bebas di dalam skrotum karena jaringan penyangga yang kuat. Namun, beberapa orang tertentu memiliki kelainan bawaan seperti bell clapper deformity yang membuat testis bergerak lebih bebas.Menurut Healthline, kondisi ini meningkatkan risiko tali spermatik berputar dan menyebabkan torsio testis. Deformitas ini menjadi penyebab sekitar 90 persen kasus testis terpelintir.2. Faktor keturunanJika laki-laki di keluarga Anda pernah mengalami testis terpelintir, Anda berpotensi mengalaminya juga. Faktor genetik yang pasti memang belum diketahui, tetapi adanya deformitas bell clapper deformity diduga berperan kuat.Meski demikian, hanya sekitar 10 persen penderita torsio testis yang memiliki riwayat keluarga serupa.3. Masa pubertasUsia menjadi faktor penting dalam risiko torsio testis, terutama pada rentang 12 hingga 18 tahun saat masa pubertas. Pada masa ini, testis tumbuh lebih besar dan berat, sehingga lebih rentan berputar.Perubahan hormon juga memengaruhi kekuatan ligamen penyangga testis. Oleh karena itu, remaja harus ekstra waspada.Lihat Juga :Anak Laki-laki Usia 11 Tahun Wajib Vaksin HPV Gratis Tahun Depan4. Posisi tidur menyampingPosisi tidur menyamping juga bisa menimbulkan masalah pada laki-laki. Tidur miring dapat menekan testis dan penis di antara kaki, sehingga meningkatkan tekanan pada organ reproduksi.Pada remaja dan anak laki-laki, posisi tidur ini dapat memicu testis berputar sehingga menyebabkan torsio. Jika kondisi ini berlangsung lebih dari 12 jam, testis bisa mengalami kerusakan jaringan akibat kekurangan oksigen.5. Aktivitas fisik intens atau cederaAktivitas fisik seperti berlari, melompat, atau berputar dengan cepat dapat menyebabkan testis berputar di dalam skrotum, khususnya jika struktur penyangga testis sudah longgar.Adapun cedera pada area selangkangan, misalnya terkena tendangan saat bermain sepak bola atau jatuh, juga dapat memicu kondisi ini. Namun, torsio testis tidak selalu disebabkan oleh cedera. Banyak pula kasus terjadi saat istirahat akibat struktur skrotum yang longgar.
6. Paparan udara dinginSelain posisi tidur, paparan udara dingin saat tidur juga bisa menjadi penyebab testis terpelintir. Kondisi ini disebut torsio nokturnal, yang terjadi ketika otot-otot skrotum berkontraksi akibat suhu dingin, sehingga testis berputar.7. Menggunakan skinny jeansMengikuti tren penggunaan skinny jeans dan jenis celana ketat lainnya, ternyata berkontribusi pada peningkatan kasus testis terpelintir. Menurut Peak Men's Health, celana ketat membatasi gerakan di area selangkangan dan menyebabkan tekanan berlebih pada testis.Jika Anda merasakan nyeri testis yang tajam, parah, atau berlangsung lama akibat celana ketat, segera konsultasikan ke dokter spesialis urologi untuk pemeriksaan lebih lanjut.Itu dia beberapa kemungkinan penyebab torsio testis atau kondisi buah zakar terpelintir. Jangan abaikan rasa nyeri hebat pada testis, terutama jika disertai mual, segera konsultasikan dengan dokter terkait. (rti)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260224134033-255-1331239/7-penyebab-testis-terpelintir-bisa-dipicu-dari-kebiasaan-sehari-hari
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.