H+2 Lebaran Masih Keliling Silaturahmi? Ini Tips Dokter agar Tak Sakit
H+2 Lebaran Masih Keliling Silaturahmi? Ini Tips Dokter agar Tak Sakit Dua hari Lebaran terkadang terasa kurang untuk mengunjungi semua sanak saudara, sehingga banyak orang masih...
Dua hari Lebaran terkadang terasa kurang untuk mengunjungi semua sanak saudara, sehingga banyak orang masih bersilaturahmi hingga hari ketiga. Aktivitas Lebaran yang panjang ini seringkali membuat banyak orang jatuh sakit setelah Lebaran usai.
Kondisi ini disebabkan oleh perubahan pola makan yang tidak terkontrol dengan beragamnya hidangan Lebaran, serta interaksi sosial yang padat sehingga menurunkan daya tahan tubuh.
Bagi Anda yang masih sibuk *open house* atau keliling silaturahmi, dokter spesialis penyakit dalam, Andi Khomeini Takdi Haruni, memberikan tips agar tubuh tidak cepat tumbang. "Daya tahan tubuh juga berperan besar. Banyak orang kelelahan karena perjalanan jauh atau aktivitas yang padat selama Lebaran, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap penyakit," ujar Andi Khomeini pada Minggu (23/3).
Berbagai Penyakit yang Sering Muncul Usai Lebaran
Penyakit yang sering muncul seusai Lebaran biasanya flu, batuk, hingga gangguan pencernaan. Flu dan batuk umumnya disebabkan oleh tingginya interaksi sosial. "Kalau yang pertama itu, gangguan kesehatan seperti flu atau batuk biasanya terjadi karena orang berkumpul dalam jumlah besar. Ketika ada satu orang yang sakit, penularannya jadi sangat mudah terjadi ke orang lain," kata Andi Khomeini.
Selain itu, pola makan yang berubah selama Lebaran juga berperan besar terhadap munculnya gangguan kesehatan, terutama pada pencernaan. "Orang biasanya mencoba banyak menu, icip sana-sini, mampir dari satu rumah ke rumah lain. Sumber makanannya jadi banyak, dan meskipun sebagian besar aman, bisa saja ada satu atau dua makanan yang kebetulan kurang cocok atau kualitasnya menurun," tutur Andi Khomeini.
Pola dan jam tidur yang terganggu selama libur Lebaran juga berpotensi menurunkan sistem imunitas, yaitu kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. "Kurang tidur, terutama jika kurang dari 6 sampai 8 jam bagi orang dewasa, juga dapat menurunkan kapasitas tubuh untuk melawan kuman yang mungkin kita temui saat bertemu orang banyak," jelas Andi Khomeini.
Cara Menjaga Tubuh agar Tetap Sehat Usai Lebaran
Andi Khomeini menyarankan agar masyarakat tetap menjaga pola hidup sehat meski dalam suasana liburan, baik dari segi pola makan maupun pola tidur. Upaya yang bisa dilakukan antara lain menjaga waktu istirahat dan memperhatikan asupan makanan.
Andi Khomeini juga menganjurkan untuk tetap melakukan aktivitas ringan. Selain itu, jangan lupa untuk mengurangi konsumsi makanan tidak sehat, sekalipun hidangan Lebaran tampak menggiurkan. "Sesekali lakukan peregangan, kurangi makanan tinggi gula atau *junk food*, perbanyak buah-buahan, dan sebisa mungkin hindari rokok," ujar Andi Khomeini.
Bagi para pengidap penyakit komorbid atau penyerta, seperti diabetes dan hipertensi (tekanan darah tinggi), Andi Khomeini menekankan agar pengobatan rutin tetap dikonsumsi. "Obat-obatan yang biasa diminum jangan sampai terlewat. Dan bagi orang yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes atau hipertensi, tetap perlu memantau kondisi kesehatannya," tutur Andi Khomeini.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260323134812-255-1340595/h-2-lebaran-masih-keliling-silaturahmi-ini-tips-dokter-agar-tak-sakit
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Studi Ungkap Alasan Senin Jadi Hari Paling Bikin Stres
06 Apr 2026
Kuliner Jadi Faktor Penentu Turis Asia Pilih Destinasi Liburan
06 Apr 2026
Cara Booking Trans Hotel Jakarta dengan Promo Menarik
06 Apr 2026
Ikuti 5 Tips Jalan Kaki Ini Jika Ingin Sekaligus Bentuk Massa Otot
06 Apr 2026
Saran Pakar ke Traveler: Hindari Kursi Pesawat Nomor 30A, 30E, dan 30F
06 Apr 2026
5 Cara Mengatasi Overthinking, Jangan Sampai Produktivitas Terhambat