Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce
Judul: Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce Jakarta, Sejak beberapa tahun terakhir, sleep divorce atau tidur terpisah sudah jadi tren di kalangan seleb...
Jakarta, Sejak beberapa tahun terakhir, sleep divorce atau tidur terpisah sudah jadi tren di kalangan selebritas mancanegara. Mulai dari Will Smith dan Jada Pinkett-Smith, hingga Cameron Diaz serta Benji Madden.Seperti dilaporkan Hello Magazine, pasangan Will dan Jada sudah tidak tidur di kamar yang sama lagi. Namun mereka masih merupakan pasangan yang dekat dan orang tua penuh kasih sayang.Lihat Juga :Sulit Tidur karena Pasangan Mendengkur? Ini 6 Cara Mengatasinya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sini, 'pisah ranjang' dalam tren sleep divorce bukan berarti ada masalah mendasar dalam pernikahan. Pasangan bisa saja memilih untuk tidur di kasur berbeda, tetapi rumah tangga tetap harmonis.Namun apakah benar sleep divorce bisa bikin pasangan lebih sehat, baik secara jasmani maupun rohani? Berikut ini ulasannya. Dampak sleep divorce pada kesehatanMenurut survei dari American Academy of Sleep Medicine (AASM) pada 2025, sekitar 31 persen orang dewasa di Amerika Serikat memilih untuk melakukan sleep divorce, yakni tidur di ranjang atau ruang tidur yang berbeda demi kenyamanan bersama.Pilihan Redaksi7 Kepribadian Orang yang Suka Tidur di Kamar Dingin Sambil SelimutanSering Begadang? Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh dan MentalTidak Harus 7-8 Jam, Temukan Waktu Tidur Idealmu dengan Cara IniKelompok usia 35-44 tahun (39 persen) paling banyak menerapkan ini, sedangkan usia 65 tahun ke atas (18 persen) yang paling sedikit melakukannya."Kami telah melihat pasien dan pasangan mereka menjadi lebih memperhatikan lingkungan tidur mereka saat mereka mencoba meningkatkan kesehatan tidur mereka," kata juru bicara AASM, Seema Khosla, seperti dikutip dari laman AASM.Khosla menjelaskan, faktor seperti suhu ruangan, pencahayaan, dan kebisingan sering menjadi alasan utama untuk memilih pisah ranjang. Ketika tidur terganggu oleh pasangan, bisa timbul rasa kesal yang berujung pada menurunnya empati dan kesabaran.Dengan komunikasi yang baik, sleep divorce justru bisa memperkuat hubungan karena masing-masing mendapatkan tidur yang lebih berkualitas."Kuncinya adalah mengomunikasikan preferensi dan sengaja meluangkan waktu bersama sebelum tidur di tempat tidur terpisah," kata Khosla.Survei juga menemukan banyak pasangan menyesuaikan kebiasaan tidur demi kenyamanan bersama.Lebih dari sepertiga (37 persen) responden mengatakan mereka tidur pada waktu yang berbeda dari yang diinginkan untuk mengakomodasi pasangan. Adapun 15 persen mengatakan mereka menggunakan alarm senyap.Hal ini menunjukkan, sleep divorce lebih soal menghormati ruang tidur masing-masing daripada tanda adanya masalah dalam hubungan.Terkait kebiasaan tidur pasangan yang buruk, psikolog Laura Boubert dari University of Westminster berpendapat tidur yang buruk bisa melemahkan sistem imun, mengganggu pencernaan, dan meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes."Dalam situasi seperti ini, tidur terpisah dapat membantu. Pengaturan tidur terpisah memungkinkan setiap orang untuk mengoptimalkan lingkungan tidur mereka sendiri," tulis Boubert di The Independent.Menurut Boubert, tidur terpisah juga dapat mendukung kebersihan tidur yang lebih baik. Setiap pasangan dapat menyesuaikan kebiasaan mereka dengan pola tidur masing-masing, seperti tidur pada waktu yang berbeda, membaca sebelum tidur, atau menghindari layar di tempat tidur.Perilaku ini diketahui dapat meningkatkan kualitas tidur dan, pada gilirannya, kesehatan secara keseluruhan yang lebih baik.Baca halaman selanjutnya...
Nilai plus sleep divorce dalam hubungan pernikahanMenerapkan pisah ranjang bukan hanya soal fisik, tetapi juga ada dinamika hubungan yang memengaruhi. Berikut beberapa keuntungan yang bisa didapat dari menerapkan sleep divorce, mengutip Cleveland Clinic:1. Mendapatkan ruang pribadiTidur terpisah memberi kesempatan untuk menyesuaikan lingkungan tidur dan jadwal sesuai kebutuhan pribadi. Waktu sendiri ini penting untuk menjaga kesehatan mental dan keharmonisan hubungan.2. Mengurangi konflik kecilAnda tidak perlu lagi berdebat soal kasur yang terlalu keras atau lembut, atau aturan makan di tempat tidur. Mood buruk sebelum tidur pun tidak mudah merembet ke pasangan karena ada ruang untuk mengelola emosi secara mandiri.3. Hubungan menjadi lebih intim dan bermaknaSaat tidak tidur bersama, waktu untuk berpelukan, ngobrol, dan bercinta menjadi pilihan sadar. Hal ini bisa meningkatkan kualitas interaksi dan keintiman, karena dilakukan dengan penuh perhatian.Lihat Juga :WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang Alami Gangguan Pendengaran pada 2050Nilai minus sleep divorceSayangnya, sleep divorce tidak selalu cocok untuk semua pasangan. Berikut beberapa kekurangannya:1. Mengurangi keintiman emosionalTidur di kamar berbeda bisa menciptakan jarak emosional. Tetap ada sesuatu yang spesial dari berbagi ruang tidur yang memudahkan komunikasi dan kedekatan.2. Berpotensi menurunkan kualitas kehidupan seksualMeski bagi sebagian pasangan bisa meningkatkan romantisme, bagi yang lain bisa mengurangi sentuhan fisik dan momen keintiman seperti berpelukan atau ngobrol sebelum tidur.3. Butuh biaya dan ruang tambahanTidak semua pasangan punya dana atau ruang ekstra untuk menyiapkan kamar tidur kedua yang nyaman. Meski tetap sekamar, membeli kasur terpisah pun tetap membutuhkan biaya.Jadi, apakah pisah ranjang atau sleep divorce bisa bikin sehat? Jawabannya tergantung pada pasangan dan kualitas hubungan mereka.Untuk beberapa orang, tidur terpisah adalah solusi praktis agar masing-masing mendapatkan istirahat yang cukup dan menjaga kesehatan. Namun bagi yang lain, berbagi ranjang tetap menjadi cara terbaik untuk menjaga kedekatan dan keintiman.
Add
as a preferred source on Google
Plus Minus Sleep Divorce bagi Pernikahan
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260406132119-255-1344707/pisah-ranjang-bisa-bikin-sehat-ini-dia-plus-minus-sleep-divorce
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika
06 Apr 2026
Kenapa Orang Sering Menggesekkan Kaki Sebelum Tidur?
06 Apr 2026
Aplikasi Ini Beri Informasi Pesawat Delay Lebih Cepat dari Bandara
06 Apr 2026
Skor IQ Rata-rata Orang Indonesia, Peringkat ke-131 dari 142 Negara
06 Apr 2026
Aksi 3 Menit, Pencurian Rapi Lukisan Para Maestro di Museum Italia
06 Apr 2026
Psikolog Sebut Baligo Film 'Aku Takut Mati' Bisa Berbahaya buat Mental