10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia, Ancaman Nyata di Depan Mata
Judul: 10 Penyakit Paling Mematikan di Dunia, Ancaman Nyata di Depan Mata Daftar Isi 1. Penyakit jantung iskemik 2. Covid-19 3. Stroke 4. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) 5....
Daftar Isi
1. Penyakit jantung iskemik
2. Covid-19
3. Stroke
4. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
5. Infeksi saluran pernapasan bawah
6. Kanker paru-paru
7. Alzheimer dan demensia
8. Diabetes
9. Penyakit ginjal
10. Tuberkulosis
Jakarta, Hari ini, Selasa (7/4), kita memperingati Hari Kesehatan Sedunia. Hari ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan.Kesehatan jadi salah satu hal vital yang perlu dijaga setiap individu. Tubuh yang senantiasa sehat membuat aktivitas sehari-hari jadi lebih lancar.Lihat Juga :WHO Prediksi 2,5 Miliar Orang Alami Gangguan Pendengaran pada 2050
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, dunia kini masih terus diancam oleh berbagai penyakit mematikan. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2021, sekitar 39 juta kematian atau 57 persen dari total 68 kematian global disebabkan oleh beberapa penyakit utama.Sebagian besar dari penyakit penyebab kematian global merupakan penyakit tidak menular yang sebenarnya bisa dicegah. Hanya sedikit yang disebabkan oleh penyakit menular. Berikut merupakan beberapa daftar penyakit mematikan berdasarkan laporan WHO.Pilihan RedaksiStudi Ungkap Alasan Senin Jadi Hari Paling Bikin StresIkuti 5 Tips Jalan Kaki Ini Jika Ingin Sekaligus Bentuk Massa OtotTerungkap! Studi Ini Sebut Laki-laki Lebih Cepat Meninggal1. Penyakit jantung iskemikPenyakit jantung iskemik menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, dengan sekitar 9,1 juta kematian atau sekitar 13 persen dari total global. Sementara di Indonesia, Survei Kesehatan Nasional 2023 mencatat prevalensi penyakit jantung mencapai 0,85 persen.Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah yang memasok jantung menyempit akibat penumpukan plak. Lonjakan kasus penyakit ini menunjukkan kuatnya pengaruh gaya hidup mulai dari pola makan tinggi lemak, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok.2. Covid-19Penyakit kedua mematikan di dunia menurut data dari WHO adalah Covid-19. Pada tahun 2021, penyakit ini bertanggung jawab atas 8,8 juta kematian.Selain menyebabkan kematian secara langsung, pandemi ini juga berdampak tidak langsung dengan mengganggu layanan kesehatan, sehingga penanganan penyakit lain menjadi tertunda atau tidak optimal.3. StrokeIlustrasi. Stroke, salah satu penyakit paling mematikan di dunia. (iStockphoto/utah778)Stroke berada di peringkat ketiga dengan kontribusi sekitar 10 persen dari total kematian secara global. Sementara di Indonesia, prevalensi stroke mencapai 8,3 per 1.000 penduduk.Penyakit ini terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Stroke tidak hanya mematikan, tetapi juga menjadi penyebab utama kecacatan jangka panjang di dunia.4. Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)Penyakit paru obstruktif kronis menempati posisi keempat sebagai penyebab kematian secara global. Sementara jumlah penderita PPOK di Indonesia mencapai prevalensi 5,6 persen.Penyakit ini berkembang secara perlahan akibat kerusakan paru-paru, umumnya karena paparan asap rokok dan polusi udara. Di Indonesia, jumlah ini akan terus meningkat, sering dengan banyaknya jumlah perokok dan kualitas udara yang kurang baik.Lihat Juga :Tidak Harus 7-8 Jam, Temukan Waktu Tidur Idealmu dengan Cara Ini5. Infeksi saluran pernapasan bawahInfeksi saluran pernapasan tetap menjadi penyakit menular mematikan selain Covid-19, dengan sekitar 2,5 juta kematian pada tahun 2021.Meski jumlahnya menurun dibandingkan tahun 2000, penyakit ini masih menjadi ancaman besar di beberapa negara.Infeksi saluran pernapasan bawah adalah infeksi pada saluran pernapasan dan paru-paru yang disebabkan oleh influenza, radang paru-paru, bronkitis, hingga pneumonia.6. Kanker paru-paruKanker paru menjadi salah satu penyebab kematian yang terus meningkat, dengan sekitar 1,9 juta kematian pada 2021.Selain merokok, paparan polusi udara dan zat karsinogenik lainnya juga berperan dalam meningkatnya kasus penyakit ini secara global.Di Indonesia sendiri, prevalensi kanker tercatat sebanyak 1,2 persen.7. Alzheimer dan demensia[Gambas:Video CNN]Penyakit Alzheimer dan jenis demensia lainnya menempati peringkat ketujuh, dengan sekitar 1,8 juta kematian.Peningkatan kasus berkaitan erat dengan bertambahnya usia harapan hidup. WHO juga mencatat bahwa perempuan lebih rentan, dengan sekitar 68 persen kematian terjadi pada kelompok ini.8. DiabetesDiabetes menjadi salah satu penyakit dengan peningkatan paling signifikan, dengan kenaikan angka kematian hingga 95 persen sejak 2000. Sementara prevalensi diabetes di Indonesia pada tahun 2023 menunjukkan 1,7 persen untuk semua umur.Penyakit ini berkaitan erat dengan pola makan tinggi gula, obesitas, dan kurangnya aktivitas fisik. Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes dapat memicu komplikasi serius seperti penyakit jantung dan gagal ginjal.Lihat Juga :Ini Cara Meningkatkan Penyerapan Zat Besi Lewat Makanan9. Penyakit ginjalPenyakit ginjal kini masuk dalam daftar 10 besar penyebab kematian global, dengan peningkatan hampir dua kali lipat dalam dua dekade terakhir. Berdasarkan data SKI 2023, prevalensi penyakit ginjal kronis di Indonesia adalah 0,18 persen.Kondisi ini sering kali merupakan komplikasi dari penyakit lain, seperti diabetes dan hipertensi.10. TuberkulosisTuberkulosis (TB) masuk ke dalam salah satu penyakit mematikan di dunia menurut WHO. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara.Indonesia sendiri menempati peringkat kedua kasus TB di dunia. SKI 2023 mencatat, prevalensi TB di Indonesia mencapai 0,3 persen. (nga/asr)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260406190042-255-1344863/10-penyakit-paling-mematikan-di-dunia-ancaman-nyata-di-depan-mata
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Bos Maskapai Bocorkan Cara Dapat Harga Miring Saat Pesan Tiket Pesawat
07 Apr 2026
Wanita Lebih Cepat Alami Perlemakan Hati Setelah Usia 45 Tahun
07 Apr 2026
Awas! Duduk Lama Berisiko Merusak Jantung, Lantas Harus Gimana?
07 Apr 2026
8 Karakter Menakjubkan Anak Ketika Orang Tua Lebih Banyak Mendengarkan
07 Apr 2026
7 Cara Agar Tak Mudah Lupa Setelah Membaca
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika