Venesia di Masa Depan Diprediksi Hanya Akan Bisa Diakses Kapal Selam
Jakarta, Para ilmuwan memprediksi monumen-monumen di Venesia, Italia, hanya akan bisa diakses menggunakan kapal selam jika permukaan air laut terus naik.Kota di Italia yang terkena...
Hal ini harus menyeimbangkan pelestarian warisan budaya, kesejahteraan sosial, dan biaya perawatan yang besar.Para peneliti menyarankan Venesia untuk mempertimbangkan penggunaan penghalang banjir besar guna mengisolasi kota dari laguna, atau mengelilingi laguna dengan bendungan pesisir permanen. Pilihan RedaksiLempar Koin di Air Mancur Trevi Roma Kini Tak Lagi GratisPesawat Tunda Mendarat Gegara Terganggu Kembang Api Pesta Pernikahan7 Tempat Paling Aneh dan Misterius di Bumi, Penasaran Lihat Langsung?Dalam skenario terburuk, di mana kota terendam sepenuhnya, objek wisata bersejarah harus direlokasi lebih jauh ke daratan dengan cara dibongkar dan dirakit kembali.Meskipun hal ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat, kenaikan ekstrem permukaan air laut mungkin tidak dapat dihindari pada abad ke-22 di bawah kebijakan iklim saat ini dan perkiraan runtuhnya lapisan es Antartika.Venesia merupakan rumah bagi banyak monumen bersejarah, seperti Basilika Santo Markus yang bergaya Bizantium dan Istana Doge yang bergaya Gotik.Meskipun laporan tersebut menyebutkan bahwa beberapa monumen mungkin bisa diselamatkan jika direlokasi, namun tatanan kota bersejarah, budaya berbasis laguna, gaya hidup tradisional, dan sebagian besar aktivitas ekonomi akan hilang secara ireversibel alias tidak dapat dipulihkan.Para peneliti memperkirakan proyek semacam ini bisa menelan biaya hingga 100 miliar euro atau sekitar Rp1.740 triliun. Selain monumen, rumah-rumah penduduk juga harus ditinggalkan, dengan kerugian properti pribadi mencapai 6,5 miliar euro atau sekitar Rp113 triliun.Siapa pun yang ingin mengunjungi sisa-sisa reruntuhan yang tergenang hanya bisa melakukannya dalam waktu terbatas menggunakan perahu dan kapal selam."Ada hal-hal yang bisa kita lakukan untuk menunda skenario ini, tapi itu tidak akan berhasil selamanya, masa depan tampaknya tidak bisa dihindari," kata Piero Lionello, yang memimpin penelitian di University of Salento, kepada The Times.Pada tahun 2020, Venesia memperkenalkan Mose, sistem penghalang banjir yang ditempatkan di berbagai pintu masuk laguna, untuk melindungi kota dan pulau-pulaunya dari pasang tinggi dan banjir besar.Lebih dari separuh kota berada 80 cm hingga 120 cm di atas permukaan laut rata-rata, yang membuatnya sangat rentan terhadap banjir. Lionello mengatakan bahwa pada tahun 2100, permukaan laut rata-rata di Venesia bisa naik antara 42 cm dan 81 cm. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260422124637-269-1350755/venesia-di-masa-depan-diprediksi-hanya-akan-bisa-diakses-kapal-selam
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Jepang Bersiap Buka Jasa Kargo ke Bulan Mulai 2028
29 May 2026
Tak Usah Takut Sesak, Ini Tips Aman Olahraga untuk Penderita Asma
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?