Mata Ibu Memerah Usai Melahirkan, Apa Sebabnya?
Jakarta, Perubahan tubuh setelah melahirkan sering kali datang tanpa diduga. Salah satunya kondisi mata yang tiba-tiba memerah terang, bahkan menutupi seluruh bagian putih mata.Bel...
Lantas, apa sebenarnya yang terjadi? Rumput Fatimah untuk Persalinan, Aman atau Justru Berisiko?Melansir dari American Academy of Ophthalamology, kondisi ini umumnya disebut perdarahan subkonjungtiva (subconjunctival hemorrhage). Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva pecah, sehingga darah terlihat jelas di permukaan mata.
Perdarahan subkonjungtiva merupakan salah satu penyebab umum mata merah yang biasanya tidak memengaruhi penglihatan dan cenderung tidak berbahaya.Pada kasus setelah melahirkan, kondisi ini paling sering dikaitkan dengan proses mengejan saat persalinan.Pengaruh mengejan saat persalinanSaat melahirkan, tubuh mengalami tekanan besar, terutama ketika ibu mengejan. Kondisi ini memicu apa yang disebut efek Valsalva, yaitu peningkatan tekanan di dalam dada dan perut secara tiba-tiba.Pilihan RedaksiBiar Aman, Dokter Ungkap Syarat Kehamilan di Usia 40-an7 Manfaat Kurma untuk Ibu Hamil, Bisa Bantu Persalinan?Belum Haid setelah Melahirkan, Normalkah?Hal tersebut kemudian ikut meningkatkan tekanan pada pembuluh darah vena, termasuk di area mata. Akibatnya, pembuluh darah kecil bisa pecah dan menyebabkan mata tampak merah terang.Laporan kasus berjudul Bilateral Subconjunctival Hemorrhage Following Delivery menunjukkan, kondisi ini dapat muncul satu hari setelah persalinan, tanpa disertai keluhan lain pada mata.Meski terlihat dramatis, kondisi ini umumnya ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga dua minggu tanpa pengobatan khusus.Beberapa ciri perdarahan subkonjungtiva yang tergolong tidak berbahaya antara lain:- tidak disertai nyeri,- tidak ada gangguan penglihatan,- tidak terasa perih atau mengganjal berlebihan,- tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.
Dalam banyak kasus, satu-satunya perubahan yang dirasakan hanya tampilan mata yang menjadi merah.Meski sebagian besar kasus tergolong aman, ada kondisi tertentu yang tidak boleh diabaikan.Beberapa laporan medis, seperti dalam studi berjudul Subperiosteal Orbital Hemorrhage: An Unusual Complication During Labor, menunjukkan bahwa tekanan saat persalinan juga bisa memicu perdarahan di area mata yang lebih dalam, meski jarang terjadi.Karena itu, penting untuk segera memeriksakan diri jika mata merah disertai gejala berikut:- nyeri hebat di area mata,- penglihatan kabur atau ganda,- mata terasa menonjol,- sulit menggerakkan bola mata,- sakit kepala berat.Lihat Juga :Surrogate Mother, 'Menitip' Kehamilan ke Ibu PenggantiGejala tersebut bisa menandakan kondisi yang lebih serius dan memerlukan penanganan medis.Mata memerah setelah melahirkan bisa menjadi salah satu bentuk respons tubuh terhadap tekanan besar selama persalinan.Jika kondisi ini muncul tanpa keluhan lain, umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, penting untuk tetap mengenali batas antara kondisi yang normal dan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. (anm/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260422144753-255-1350833/mata-ibu-memerah-usai-melahirkan-apa-sebabnya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Jepang Bersiap Buka Jasa Kargo ke Bulan Mulai 2028
29 May 2026
Tak Usah Takut Sesak, Ini Tips Aman Olahraga untuk Penderita Asma
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?