10 Gejala Anemia pada Anak yang Perlu Diwaspadai Orang Tua
Daftar Isi Gejala anemia pada anak 1. Kulit pucat 2. Mudah lelah dan lemas 3. Mudah marah atau rewel 4. Sesak napas 5. Detak jantung meningkat 6. Pusing atau sakit kepala 7...
Gejala anemia pada anak
1. Kulit pucat
2. Mudah lelah dan lemas
3. Mudah marah atau rewel
4. Sesak napas
5. Detak jantung meningkat
6. Pusing atau sakit kepala
7. Gangguan nafsu makan
8. Pertumbuhan anak terhambat
9. Sering mengalami infeksi
10. Kebiasaan makan tidak biasa
Penyebab anemia pada anak
Cara mengatasi anemia pada anak
Jakarta, Sering kali orang tua menganggap anak yang mudah lelah dan rewel adalah hal yang wajar. Tanpa disadari, kondisi ini bisa menjadi indikasi penyakit anemia.Simak gejala anemia pada anak yang perlu diperhatikan oleh orang tua.Lihat Juga :Ini Daftar Makanan Sumber Zat Besi, Baik untuk Mencegah Anemia
Gejala anemia pada anak bisa muncul secara perlahan dan sering disalahartikan sebagai masalah kesehatan ringan.Padahal, anemia merupakan salah satu kekurangan nutrisi paling umum di dunia yang dapat berdampak serius pada tumbuh kembang anak. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi energi, tetapi juga perkembangan kognitif dan fisik dalam jangka panjang. Oleh karena itu, memahami gejala anemia pada anak sejak dini sangat penting agar penanganan dapat dilakukan dengan tepat.Gejala anemia pada anakDilansir dari laman Healthline dan berbagai sumber lainnya, berikut gejala anemia pada anak yang paling umum dan cara mengatasinya.1. Kulit pucatAnak dengan anemia sering terlihat lebih pucat, terutama pada wajah, bibir, dan bagian dalam kelopak mata. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah.2. Mudah lelah dan lemasKekurangan oksigen membuat anak cepat merasa lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Anak juga cenderung kurang bersemangat dalam bermain atau belajar.3. Mudah marah atau rewelPerubahan suasana hati menjadi lebih sensitif merupakan salah satu tanda yang sering muncul. Anak bisa terlihat lebih mudah marah tanpa sebab yang jelas.Pilihan Redaksi7 Makanan yang Mengandung Zat Besi, Cegah Lemas dan PusingIni Cara Meningkatkan Penyerapan Zat Besi Lewat Makanan1 dari 5 Anak RI Alami Stunting-Anemia, Studi Temukan Efeknya ke IQ4. Sesak napasDalam beberapa kasus, anak dapat mengalami kesulitan bernapas atau napas menjadi lebih cepat karena tubuh berusaha memenuhi kebutuhan oksigen.5. Detak jantung meningkatAnemia dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh, sehingga detak jantung menjadi lebih cepat dari normal.6. Pusing atau sakit kepalaKurangnya suplai oksigen ke otak dapat memicu pusing, bahkan pada beberapa anak dapat menyebabkan kehilangan keseimbangan.7. Gangguan nafsu makanAnak dengan anemia sering mengalami penurunan nafsu makan, yang justru dapat memperburuk kondisi kekurangan nutrisi.8. Pertumbuhan anak terhambatDalam jangka panjang, anemia dapat memengaruhi perkembangan fisik dan kemampuan kognitif anak.9. Sering mengalami infeksiSistem imun yang melemah membuat anak lebih rentan terhadap penyakit seperti flu, batuk, atau infeksi lainnya.10. Kebiasaan makan tidak biasaBeberapa anak mungkin memiliki keinginan untuk memakan benda yang tidak lazim seperti tanah atau kapur, yang merupakan tanda kekurangan zat besi.Penyebab anemia pada anakSelain itu, ada beberapa penyebab anemia pada anak yang sering menjadi pemicu antara lain:Kekurangan zat besi akibat pola makan yang tidak seimbangBayi lahir prematur atau dengan berat badan rendahRiwayat anemia dalam keluarga (faktor genetik)Infeksi atau penyakit kronisPerdarahan akibat cedera atau operasiGangguan penyerapan nutrisiAlergi makanan atau kesulitan makanPada bayi dan balita, anemia seringkali berkaitan dengan keterlambatan pemberian makanan kaya zat besi atau konsumsi susu sapi terlalu dini.Cara mengatasi anemia pada anakKemudian, berikut metode pengobatan anemia yang umum dilakukan pada anak.Suplementasi zat besi: Untuk anemia defisiensi zat besi, dokter biasanya akan memberikan suplemen sesuai dosis yang dibutuhkan anak.Perbaikan pola makan: Orang tua dianjurkan untuk memberikan makanan kaya zat besi seperti daging merah, ayam dan ikan, telur, kacang-kacangan, serta sayuran hijauKombinasi dengan vitamin C: Vitamin C membantu penyerapan zat besi. Buah seperti jeruk, stroberi, dan tomat sangat dianjurkan.Transfusi darah: Pada kasus anemia berat atau kondisi tertentu, transfusi darah mungkin diperlukan secara berkala.Nah, itulah gejala anemia pada anak yang perlu diwaspadai orang tua.
(gas/fef)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260422154639-255-1350856/10-gejala-anemia-pada-anak-yang-perlu-diwaspadai-orang-tua
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau