Tak Hanya Serangan, Ini Bahaya Lanjutan Stroke
Jakarta, Stroke masih menjadi ancaman kesehatan yang nyata di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensinya mencapai 8,3 per 1.000 penduduk. Namun, d...
Dalam hitungan menit, sel-sel otak mulai kehilangan fungsinya. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, kerusakan dapat berkembang menjadi kematian sel yang memperparah kondisi pasien. Makanya, di fase akut stroke, situasi ini menjadi sangat krusial.Salah satu faktor utama yang berperan adalah gangguan pada mitokondria, bagian sel yang bertugas menghasilkan energi. Ketika produksi energi menurun drastis, sel tidak lagi mampu mempertahankan fungsi normalnya. "Fase ini sangat krusial dalam menentukan masa depan pasien," kata Kurniawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4).Lihat Juga :6 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan DiabaikanSeiring perkembangan ilmu kedokteran, pendekatan terapi stroke kini tidak hanya berfokus pada penyelamatan nyawa, tetapi juga perlindungan sel otak sejak dini.Pendekatan ini dikenal sebagai terapi neuroprotektor, yang bekerja dengan mendukung metabolisme dan respirasi seluler.Terapi ini dirancang untuk membantu sel otak bertahan di tengah kondisi kekurangan oksigen, sekaligus memperlambat kerusakan jaringan selama fase kritis hingga memasuki masa pemulihan.Salah satunya dengan metode Cytoflavin, sebagai salah satu opsi terapi yang dikembangkan dengan pendekatan tersebut. Dalam kondisi iskemik, terapi ini bekerja dengan meningkatkan efisiensi pemanfaatan oksigen serta mendukung pembentukan energi di tingkat sel.Lihat Juga :Terkena Strok, Satu Calon Haji Asal NTB Batal ke Tanah SuciDirektur PYFA, Antes Eko Prasetyo, mengatakan kebutuhan akan inovasi terapi semakin mendesak, terutama karena tren stroke kini mulai bergeser ke usia produktif."Melalui distribusi Cytoflavin, kami ingin memastikan para tenaga kesehatan di Indonesia memiliki akses terhadap opsi terapi yang tepat untuk mendukung proses pemulihan pasien stroke secara optimal," ujarnya.Lihat Juga :Atasi Gejala Menopause dengan Jalani 3 Kebiasaan Sehat IniPendekatan berbasis dukungan metabolik dinilai penting, mengingat tingginya angka disabilitas pasca-stroke. Banyak pasien harus menghadapi penurunan kualitas hidup jangka panjang akibat kerusakan otak yang tidak tertangani secara optimal sejak fase awal."Inovasi farmasi dengan presisi seperti inilah yang dibutuhkan untuk memberikan dukungan terbaik bagi pasien yang memerlukan tatalaksana intensif seperti stroke di fase akut," kata Kurniawan. (tis/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260425185153-255-1352027/tak-hanya-serangan-ini-bahaya-lanjutan-stroke
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Tak Usah Takut Sesak, Ini Tips Aman Olahraga untuk Penderita Asma
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya