BTNK Ungkap Tujuan Utama Penerapan Aturan '20 Menit' di TN Komodo
Manggarai Barat, Kebijakan interval penyelaman di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) memicu polemik di kalangan pelaku industri wisata bahari. Aturan "20 menit" tersebut dinilai m...
"Namun dalam penerapannya, aturan ini justru diterjemahkan secara keliru menjadi batas waktu maksimal berada di dalam air. Berubah dari manajemen teknis menjadi aturan administratif. Ini bukan sekadar kesalahpahaman, melainkan kegagalan memahami esensi konservasi yang sesungguhnya," ujar Budi dalam keterangan resmi yang diterima .com di Labuan Bajo, Rabu (29/4).Budi menilai konservasi yang efektif tidak bisa dilakukan dengan aturan kaku yang diseragamkan. Hal ini mengingat setiap titik penyelaman memiliki karakteristik arus, topografi, dan sensitivitas lingkungan yang berbeda. Pilihan RedaksiMenhut Bantah Pembatasan 1.000 Pengunjung TN Komodo Kebijakan MendadakKata DPR soal Pelaku Wisata Minta Naikkan Kuota Pengunjung TN KomodoBTNK: Diving Tak Dibatasi 20 Menit, tapi Interval Antargrup PenyelamBahkan, pembatasan durasi dinilai berisiko kontraproduktif. Penyelam yang terburu-buru justru lebih rentan merusak terumbu karang karena kurangnya stabilitas saat berenang. Selain itu, aturan ini dianggap menurunkan kualitas pengalaman wisata di destinasi kelas dunia seperti Komodo."Kasus ini menunjukkan jarak yang cukup jauh antara pengambil kebijakan dengan realitas di lapangan. Padahal solusi praktis sudah ditawarkan oleh pelaku usaha, namun justru disederhanakan hingga kehilangan maknanya," tambah Budi.BTNK: Itu Jeda Waktu, Bukan Batas DurasiMerespons kegelisahan tersebut, Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), Hendrikus Rani Siga atau Hengky, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa aturan 20 menit adalah pengaturan selang waktu antar-kelompok penyelam, bukan pembatasan durasi menyelam."Selang waktunya 20 menit, intervalnya 20 menit. Ini agar tidak terjadi penumpukan antara penyelam maupun kapal yang mengangkut mereka.Jadi, bukan dibatasi waktu menyelamnya hanya 20 menit, tapi jeda waktu masuknya antar-kelompok," jelas Hendrikus kepada wartawan, Rabu (29/4).Hendrikus menjelaskan bahwa aturan ini sebenarnya merupakan inisiatif yang muncul dari para operator usaha yang peduli terhadap kelestarian terumbu karang serta keamanan wisatawan.Pihak BTNK berharap penjelasan ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat maupun pelaku usaha. Kebijakan tersebut sejatinya bertujuan untuk menciptakan pengelolaan kawasan yang lebih tertib tanpa mengurangi kenyamanan wisatawan maupun aspek pelestarian alam. (lou/wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260429145419-269-1353461/btnk-ungkap-tujuan-utama-penerapan-aturan-20-menit-di-tn-komodo
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau