Waspada, Ini Tanda-Tanda Ginjal Rusak dari Kondisi Urine
Jakarta, Kesehatan ginjal merupakan kunci utama menjaga stabilitas organ vital lainnya. Ketika ginjal bermasalah, dampaknya bisa merembet ke seluruh sistem tubuh. Oleh karena itu,...
Pemeriksaan urine secara rutin menjadi cara paling efektif untuk melihat sejauh mana kerusakan fungsi ginjal. Melalui uji laboratorium, dokter akan memantau kadar albumin, yakni protein darah yang berperan penting dalam pembentukan plasma.Jika ditemukan albumin dalam urine, tingkat keparahannya akan dikategorikan dalam skala positif 1 hingga 4. Pada skala 1-2 menunjukkan indikasi kebocoran awal, sedangkan skala 4 menandakan kondisi kebocoran ginjal yang sudah dalam tahap berat. Pilihan RedaksiAir Kencing Berbusa: Apakah Normal dan Kapan Harus Cek ke Dokter?Sering Minum Ini? Awas Favorit Kamu Masuk 'Daftar Merah' Nutri LevelKenali Sindrom Turner & Pengaruhnya pada Tumbuh Kembang Anak PerempuanUntuk mendapatkan data yang lebih akurat, pasien biasanya disarankan melakukan penampungan urine selama 24 jam penuh. Sampel ini kemudian diukur secara kuantitatif untuk melihat jumlah pasti protein yang keluar selama periode tersebut.Isu kesehatan ginjal kian mendesak menyusul merebaknya kasus gagal ginjal akut pada anak-anak di Indonesia. Berdasarkan data terakhir, tercatat ratusan kasus yang mayoritas berakhir fatal.Salah satu kunci deteksi dini pada anak adalah dengan memantau frekuensi buang air kecil. Penurunan jumlah produksi urine serta jarangnya anak berkemih menjadi alarm kuat bahwa fungsi ginjal mereka sedang terganggu.Sementara itu, melansir Detik, Spesialis urologi, dr. Hilman Hadiansyah, Sp.U, menegaskan bahwa perubahan pada urine sangat bergantung pada jenis gangguan yang dialami pasien.1. Gagal Ginjal Penderita gagal ginjal umumnya mengalami penurunan volume urine yang drastis dibandingkan orang sehat. Selain sedikit secara kuantitas, warna urine juga cenderung keruh dan tidak jernih.2. Batu Ginjal Berbeda dengan gagal ginjal, masalah batu ginjal seringkali ditandai dengan:- Hematuria: Munculnya darah dalam urine.- Passing Stone: Keluarnya butiran pasir atau batu kecil saat buang air kecil.- Aroma Menyengat: Jika terjadi infeksi akibat batu, urine akan berbau sangat tajam dan tidak sedap.Gejala batu ginjal ini biasanya dibarengi dengan nyeri di bagian pinggang, rasa tidak nyaman pada perut samping, hingga serangan nyeri hebat (kolik renal) jika ukuran batu cukup besar dan menyumbat saluran kemih. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260430064939-255-1353664/waspada-ini-tanda-tanda-ginjal-rusak-dari-kondisi-urine
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kenapa Tidur Harus Mematikan Lampu? Begini Caranya Adaptasi
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau