Kesepian Jangan Dibiarkan, Bisa Berdampak ke Jantung
Jakarta, Kesepian dipahami sebagai urusan perasaan sunyi, hampa, atau sekadar tidak punya teman berbagi cerita. Tapi siapa sangka, dampaknya bisa melampaui emosi dan masuk ke ranah...
Dalam beberapa tahun terakhir, kesepian dan isolasi sosial mulai dikaitkan dengan risiko masalah kesehatan yang lebih serius, termasuk penyakit jantung.
Detoks Media Sosial 30 Hari, Apa yang Terjadi pada Otak?
Sekilas mungkin terdengar berlebihan. Akan tetapi, dari sudut pandang medis, hubungan ini bukan sekadar asumsi, melainkan temuan yang cukup konsisten dalam berbagai penelitian.
Mengutip studi dari American Heart Association (AHA), kesepian dan isolasi sosial memang berkaitan langsung dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan kematian akibat stroke.
Penelitian lain berjudul Loneliness Status Transitions and Risk of Cardiovascular Disease Among Middle-aged and Adults juga menyebut kesepian sebagai salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang.
5 Tanda Kamu Terjebak dalam Pertemanan Toxic, Sering Terlihat Samar
Hal-hal yang Salah Kaprah di Balik Jargon 'Laki-laki Tidak Bercerita'
Riset Terbaru Ungkap 6 Ciri Sehat Mental
Kenapa kesepian bisa berdampak ke jantung?
Para peneliti memang tidak menyebutkan satu penyebab tunggal, tetapi ada beberapa mekanisme yang diduga berperan. Kesepian bisa memicu:- stres kronis;- peradangan dalam tubuh;- gangguan tidur;- tekanan darah yang lebih tinggi;- kebiasaan hidup yang kurang sehat.
Sementara itu, data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menekankan bahwa hubungan sosial yang baik membantu seseorang mengelola stres dan menjaga pola hidup sehat, dua hal yang sangat berpengaruh pada kesehatan jantung.
Salah satu tantangan dari kesepian adalah dampaknya yang tidak selalu terlihat. Berbeda dengan gejala fisik yang jelas, kesepian bisa berlangsung lama tanpa disadari, tetapi perlahan memengaruhi kondisi tubuh. Apalagi, orang yang merasa kesepian juga cenderung kurang aktif bergerak, memiliki pola tidur yang tidak teratur, atau kurang menjaga pola makan.
Semua faktor ini secara tidak langsung berkontribusi pada risiko penyakit jantung.
Merasa sendiri sesekali adalah hal yang wajar. Perlu diperhatikan apabila berlangsung terus-menerus, kesepian bisa menjadi faktor risiko kesehatan yang perlu diperhatikan.
Menjaga hubungan sosial, baik dengan keluarga, teman, atau komunitas, bukan hanya penting untuk kesehatan mental, tetapi juga untuk kesehatan fisik. (anm/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260504115859-255-1354821/kesepian-jangan-dibiarkan-bisa-berdampak-ke-jantung
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau
28 May 2026
Biar Tak Salah Pilih Pakaian, Ini Cara Mengetahui Bentuk Tubuhmu