Kuartal I 2026: Malaysia Kuasai Kunjungan Turis ke RI, Australia Ke-2
Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total kunjungan turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai 3,44 juta ku...
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa penurunan kunjungan dari Malaysia dan Singapura dipicu oleh momentum Ramadan dan Idulfitri yang membatasi mobilitas warga di kedua negara tersebut.Namun, di saat kunjungan negara tetangga melandai, wisatawan Australia justru melonjak drastis sebesar 21,67 persen. Pilihan RedaksiHeboh Turis India Curi Keset, Handuk, hingga Hair Dryer Hotel di UbudTuris Asing ke Vietnam Kini Wajib Isi Kartu Kedatangan DigitalThailand Akan Hapus Kebijakan Bebas Visa 60 Hari Demi Seleksi Turis"Kenaikan ini didorong oleh pembukaan dua rute penerbangan langsung Australia-Bali pada akhir Maret 2026. Bandara Ngurah Rai pun menjadi pintu masuk paling sibuk yang didominasi turis asal Australia," ujar Ateng, seperti dilansir Detik.Berikut adalah tiga besar asal negara wisman pada Maret 2026:- Malaysia: 17,4%- Australia: 12,01%- Singapura: 9,45%Kualitas pariwisata Indonesia menunjukkan tren peningkatan. Hal ini terlihat dari rata-rata pengeluaran wisman yang menyentuh USD 1.345,60 (sekitar Rp21 juta) per kunjungan selama triwulan I 2026.Durasi tinggal wisatawan pun lebih lama, yakni rata-rata 10,83 malam. Alokasi belanja mereka didominasi oleh tiga sektor utama, yakni akomodasi sebesar 37,23 persen, makan dan minum sebesar 20,7 persen, dan belanda cenderamata sebanyak 11,06 persen.Sektor domestik justru menunjukkan ledakan luar biasa. Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Maret 2026 menembus 126,34 juta perjalanan, naik tajam 38,63 persen dibanding bulan sebelumnya."Lonjakan ini dipicu oleh akumulasi long weekend, libur Nyepi, hingga puncak mudik Idulfitri. Kebijakan sistem kerja fleksibel (flexible working) juga berperan besar mendorong warga bepergian," jelas Ateng.Provinsi dengan peningkatan pergerakan tertinggi tercatat di Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat. Secara total, pergerakan wisnus sepanjang kuartal pertama tahun ini mencapai 319,5 juta perjalanan.Di sisi lain, jumlah warga Indonesia yang pergi ke luar negeri (wisnas) mencapai 793,16 ribu perjalanan pada Maret 2026. Malaysia masih menjadi tujuan favorit (29,73 persen), disusul Arab Saudi (13,79 persen) yang dipicu oleh perjalanan umrah dan musim haji, serta Singapura dan China.Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang nasional berada di angka 42,78 persen. Meski naik secara tahunan, angka ini turun tipis dibanding Februari lalu karena faktor Ramadan."Saat Lebaran dan Ramadan, masyarakat lebih banyak menginap di rumah keluarga atau mudik ke kampung halaman ketimbang memilih hotel," pungkas Ateng.Di sisi lain, provinsi dengan okupansi hotel tertinggi pada periode ini adalah Kalimantan Barat (55,7 persen), diikuti oleh Bali (52,54 persen). (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260504180739-269-1354989/kuartal-i-2026-malaysia-kuasai-kunjungan-turis-ke-ri-australia-ke-2
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia
28 May 2026
Khawatir Gerd Kambuh Setelah Makan Daging Kurban, Begini Saran Dokter
28 May 2026
Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk?
28 May 2026
Cara Mengolah Daging Sapi Kurban Agar Tak Alot, Ini Tipsnya
28 May 2026
FOTO: Selamat dari Jagal, Kerbau
28 May 2026
Biar Tak Salah Pilih Pakaian, Ini Cara Mengetahui Bentuk Tubuhmu