Tragedi Dukono: Terobos Zona Bahaya dan Bertaruh Nyawa Demi Konten
Jakarta, Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) memberikan sorotan tajam terhadap insiden erupsi maut di Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara. yang terjadi pada 8 Mei 202...
Daryono menyebut mengabaikan larangan pendakian hanya untuk kepuasan sesaat adalah kesalahan besar. Saat gunung api menunjukkan aktivitas ekstrem, seperti kolom abu setinggi 10.000 meter dan muntahan lava pijar, tidak ada teknologi atau keberanian manusia yang mampu menandingi kecepatan aliran piroklastik."Aliran ini bergerak jauh lebih cepat daripada teriakan minta tolong. Jarak 20 hingga 30 meter dari bibir kawah bukan lagi tempat untuk dikagumi, melainkan titik di mana maut berdiri tepat di depan mata," ujar Daryono, seperti dilansir Antara, Senin (11/5). Pilihan RedaksiGunung Dukono Meletus, Semburkan Abu hingga 10.000 MeterBerstatus Aktif, Ini Alasan Gunung Dukono Jadi Destinasi Para Pendaki2 Jasad WN Singapura Ditemukan Berpelukan Terhimpit Batu Erupsi DukonoSecara teknis, faktor utama penyebab kematian pada bencana gunung api meliputi, awan panas (pyroclastic cloud), lontaran material pijar, aliran lahar, hingga pelanggaran radius bahaya dan penolakan evakuasiIABI mencatat sederet tragedi erupsi dunia yang seharusnya menjadi pelajaran bagi para petualang. Mulai dari Gunung Pelée (1902) yang menewaskan 29.000 orang, hingga kasus terbaru di Gunung Marapi (2023) yang merenggut 23 nyawa."Sejarah mengajarkan kita bahwa gunung tidak butuh izin manusia untuk meletus. Menembus jalur yang ditutup tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga mempertaruhkan nyawa tim SAR dan relawan yang harus menolong di bawah ancaman erupsi susulan," tegasnya.Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sendiri telah menetapkan radius bahaya empat kilometer di Gunung Dukono sejak Desember 2024, disusul penutupan jalur pendakian oleh pemerintah daerah per April 2026.Berdasarkan data sementara dari Basarnas, total terdapat 20 pendaki yang berada di kawasan tersebut saat erupsi Gunung Dukono terjadi. Sebanyak 17 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, namun tiga orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.Identitas korban meninggal dunia di antaranya,1. Timo (Warga Negara Singapura)2. Sahnas (Warga Negara Singapura)3. Inisial E (Warga Negara Indonesia)Daryono berpesan agar masyarakat menghormati batas yang telah ditentukan oleh otoritas demi keselamatan bersama. "Taatilah zona bahaya, karena keselamatan adalah puncak tertinggi yang sebenarnya," pungkasnya. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260511112051-269-1357363/tragedi-dukono-terobos-zona-bahaya-dan-bertaruh-nyawa-demi-konten
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Biar Tak Salah Pilih Pakaian, Ini Cara Mengetahui Bentuk Tubuhmu
28 May 2026
Pria Ini Kesakitan 3 Tahun, Ternyata Ada Batu 1,3 Kg di Kandung Kemih
28 May 2026
Batal Jadi Kurban, Kerbau Trump Dibawa ke Kebun Binatang
28 May 2026
5 Ciri Semangka Merah dan Manis, Jangan Salah Pilih
28 May 2026
Pesawat yang Akan Lakukan Penerbangan 22 Jam 'Delay' Hingga 2027
28 May 2026
4 Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah dan Tips Menggunakannya