Tak Sama, Ini Beda Skema Murur dan Tanazul dalam Haji 2026
Daftar Isi Beda murur dan tanazul Murur Tanazul Jakarta, Kepadatan membayangi setiap pelaksanaan haji, utamanya saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Sedangkan je...
Beda murur dan tanazul
Murur
Tanazul
Jakarta, Kepadatan membayangi setiap pelaksanaan haji, utamanya saat puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Sedangkan jemaah haji tak semuanya dalam kondisi pria, seperti lansia dan orang-orang berisiko.Skema murur dan tanazul diterapkan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 untuk mengurangi kepadatan sekaligus melindungi jemaah lansia dan kelompok berisiko.Namun, sering kali orang menganggap bahwa murur dan tanazul merupakan dua skema yang serupa. Padahal, keduanya berbeda. Apa beda murur dan tanazul?
Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Hemat Tenaga Jelang Puncak IbadahBeda murur dan tanazulPada dasarnya, baik murur maupun tanazul merupakan skema yang diterapkan untuk memecah kepadatan saat puncak ibadah haji. Sepintas sama, tapi sebenarnya berbeda. MururMenyitat dari laman Himpuh, murur merupakan skema pergerakan jemaah dari Arafah menuju Mina dengan cara melintas di Muzdalifah tanpa turun dari bus.Dalam skema ini, jemaah tetap melewati area Muzdalifah sebagai bagian dari ibadah. Namun, jemaah tidak melaksanakan mabit atau bermalam di Muzdalifah.Pilihan Redaksi9 Masjid Bersejarah di Mekkah, Ibadah Jadi Kian Khusyuk di Tanah Suci3 Tips Hadapi Cuaca Panas bagi Jemaah Haji di Tanah SuciMadinah Kerahkan Pramuka dan Volunteer untuk Layani Jemaah HajiSkema ini utamanya diprioritaskan untuk jemaah lansia, disabilitas, dan kelompok berisiko tinggi. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk rukhsah atau keringanan demi menjaga keselamatan jemaah.Nantinya, jemaah akan diberangkatkan dari Arafah menggunakan bus setelah Magrib. Bus yang ditumpangi jemaah akan melintas di Muzdalidah dan langsung melanjutkan perjalanan ke Mina.TanazulTanazul merupakan skema penginapan jemaah di Mina. Jika biasanya jemaah akan menginap di tenda, maka dalam skema tanazul jemaah akan kembali ke hotel di Makkah usai menyelesaikan lempar jumrah.Mina sendiri dikenal sebagai salah satu titik paling padat dalam rangkaian ibadah haji. Skema ini diberlakukan untuk mengurangi kepadatan di Mina.Pemerintah menyebutkan, skema ini akan diterapkan pada puluhan ribu jemaah dari ratusan kelompok terbang, utamanya mereka yang menginap di kawasan dengan akses dekat ke Jamarat.Skema ini tetap memungkinkan jemaah melakukan lempar jumrah. Hanya saja, jemaah tidak akan kembali mabit ke tenda di Mina.Dengan demikian, jemaah haji bisa mengetahui jelas beda murur dan tanazul. Murur fokus pada proses pergerakan di Muzdalifah, sementara tanazul berkaitan dengan pergerakan di Mina.Kendati demikian, pada intinya kedua skema ini sama-sama diterapkan untuk melindungi dan menjamin keselamatan jemaah haji. (asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260513102104-284-1358135/tak-sama-ini-beda-skema-murur-dan-tanazul-dalam-haji-2026
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Batal Jadi Kurban, Kerbau Trump Dibawa ke Kebun Binatang
28 May 2026
5 Ciri Semangka Merah dan Manis, Jangan Salah Pilih
28 May 2026
Pesawat yang Akan Lakukan Penerbangan 22 Jam 'Delay' Hingga 2027
28 May 2026
4 Manfaat Minyak Zaitun untuk Wajah dan Tips Menggunakannya
28 May 2026
Daftar Tempat Wisata dan Atraksi Baru di Singapura Tahun 2026
28 May 2026
Mengenal Fictosexuality, Saat Hati Terpaut Tokoh Fiksi