Pandji Pragiwaksono Beber Alasan Tak Bahas Anies Baswedan di Mens Rea
Judul: Pandji Pragiwaksono Beber Alasan Tak Bahas Anies Baswedan di Mens Rea Jakarta, Pandji Pragiwaksono memberikan penjelasan tidak menyertakan Anies Baswedan sebagai materi dal...
Jakarta, Pandji Pragiwaksono memberikan penjelasan tidak menyertakan Anies Baswedan sebagai materi dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea yang tayang di Netflix.
Melalui video di kanal YouTube pribadi yang diunggah pada Sabtu (10/1), Pandji menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena rasa takut atau keberpihakan politik.
Lihat Juga :
Pandji Pragiwaksono Beber Kondisi setelah Ramai Pro Kontra Mens Rea
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan keputusannya didasarkan pada kritik komedi yang diarahkan kepada mereka yang merupakan pemegang kekuasaan saat ini, atau dengan kata lain adalah pejabat aktif.
"Selain tidak ngebahas Anies, gue enggak ngebahas Ahok, Ganjar, Mahfud, dan masih banyak lagi. Kenapa? Karena mereka tidak menjabat apa-apa," kata Pandji Pragiwaksono.
"Yang lain ngapain dibahas? Enggak menjabat. Mereka enggak ambil duit pajak kita. Mungkin dulu pernah. Tapi saat itu [saat Mens Rea dibuat] mereka tidak menjabat apa-apa," tambahnya. "Semua yang kita sebut itu selama masih dalam jabatan, kita berhak untuk mengkritik."
.com sudah meminta izin kepada Pandji untuk mengutip video tersebut.
Atas dasar itulah, nama-nama seperti Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Bahlil Lahadalia, hingga Fadli Zon masuk ke dalam materi Mens Rea karena status mereka sebagai pejabat publik aktif.
Pandji menilai tidak ada urgensi untuk membahas pihak yang tidak lagi mengambil keputusan atas nama negara atau menggunakan anggaran pajak.
Pilihan Redaksi
Javier Bardem Tak Kaget jika Masuk Daftar Hitam Imbas Bela Palestina
Denada Respons Kabar Digugat Pria Banyuwangi yang Ngaku Anaknya
Meski fokus pada pejabat aktif, Pandji memberikan beberapa pengecualian, seperti tetap membahas Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Baginya, posisi Presiden memiliki kedudukan spesial di mana setiap kebijakan dan ucapannya akan selalu layak dibahas sebagai bagian dari sejarah.
"Pak Jokowi dibahas karena beliau Presiden ke-7, jabatan spesial membutuhkan kebijakan-kebijakan spesial. Bukan cuma Pak Jokowi, Soekarno dan Soeharto juga masih disebut sampai sekarang karena apa pun yang diucapkan Presiden itu layak dibahas terus sebagai sejarah," kata Pandji.
Selain itu, ia juga memasukkan kasus spesifik seperti Irjen Teddy Minahasa dan Dharma Pongrekun dalam materinya. Teddy Minahasa dibahas karena skala kejahatannya dianggap sebagai informasi penting yang harus diketahui publik, sementara Dharma Pongrekun dipilih karena alasan subjektif.
"Pak Dharma itu special case karena menurut keyakinan saya, beliau terlalu lucu untuk tidak dibahas di stand-up comedy," ujar Pandji.
Lihat Juga :
Indro Warkop soal Pandji Dipolisikan: Kemunduran Cara Berpikir
Menepis tuduhan dirinya pendukung fanatik Anies Baswedan, Pandji mengingatkan publik akan rekam jejaknya sebagai YouTuber yang terus mengkritik Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Pandji pernah membuat video ulasan mendalam berdurasi lebih dari dua jam yang memberi skor rendah dua dari lima bintang untuk kinerja Anies.
Berbagai isu sensitif seperti program DP 0%, Formula E, hingga ketidakkonsistenan sikap Anies telah beberapa kali ia jadikan materi dalam pertunjukan stand up sebelumnya.
"Jadi kalau dibilang, Panji enggak pernah ngebecandain Anis, itu faktanya berlawanan. Enggak ada satupun komika yang lebih sering daripada Panji dalam ngebahas Anies sebagai bahan materi stand up," ucap Pandji.
(gis/end)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260112130717-234-1316093/pandji-pragiwaksono-beber-alasan-tak-bahas-anies-baswedan-di-mens-rea
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Apakah Wuthering Heights Film Dewasa?
13 Feb 2026
Review Film: Sinners
13 Feb 2026
Perdana, Upin dan Ipin Ungkap Rupa Orang Tua dalam Tayangan Spesial
13 Feb 2026
Fajar Sadboy Buka Suara Viral Diduga Diludahi Indra Frimawan
13 Feb 2026
Sinopsis The Tourist, Bioskop Trans TV 13 Februari 2026
13 Feb 2026
Rekomendasi dan Sinopsis Film Baru Tayang di Bioskop Akhir Pekan Ini