Tasya Kamila Jadi Alumni LPDP: Pulang ke Indonesia setelah Lulus
Judul: Tasya Kamila Jadi Alumni LPDP: Pulang ke Indonesia setelah Lulus Jakarta, Tasya Kamila menjadi salah satu alumni beasiswa LPDP yang buka suara menyusul ramainya sorotan ter...
Jakarta, Tasya Kamila menjadi salah satu alumni beasiswa LPDP yang buka suara menyusul ramainya sorotan terhadap polemik tanggung jawab penerima beasiswa tersebut, menyusul kasus Dwi Sasetyaningtyas.Mantan penyanyi cilik itu memberikan penjelasan mendalam melalui media sosial mengenai apa saja yang telah ia perbuat bagi Indonesia setelah menyelesaikan pendidikannya lewat beasiswa LPDP.Lihat Juga :Viral Momen Lisa BLACKPINK ke Kelab Malam Bali
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku masyarakat selaku pembayar pajak berhak menanyakan kontribusi dari para alumni awardee beasiswa LPDP."Izin laporan, boss! Terima kasih @lpdp_ri atas kepercayaannya. Alhamdulillah telah selesai masa bakti. Bismillah, jangan lelah mencintai negeri. Kita semua punya tempat berkontribusi," tulis Tasya di Instagram.
"Sebagai sesama rakyat yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau investasi kita semua melalui APBN dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan sumber daya manusia menghasilkan output yang baik buat bangsa."[Gambas:Video CNN]Sehingga, ia membeberkan hal-hal yang sudah dilakukan setelah menerima beasiswa itu. Tasya adalah lulusan program magister Public Administration in Energy and Environmental Policy di Columbia University pada 2018.Pemilihan bidang studi tersebut didasari pengalamannya sebagai Duta Lingkungan Hidup sejak 2005 serta impiannya untuk mengabdi sebagai menteri di masa depan.Selama berkuliah, Tasya tidak hanya fokus pada akademik dengan meraih IPK 3,75, tetapi juga terlibat dalam organisasi global, menjalani magang di Kementerian ESDM, hingga menginisiasi proyek energi mandiri di wilayah Sumba, NTT.Hal pertama yang dilakukan Tasya setelah menyelesaikan masa studinya adalah pulang ke Indonesia. Ia kemudian menuntaskan masa bakti LPDP periode 2018-2023 melalui beragam lini kegiatan."Berkomitmen untuk PULANG ke Indonesia pascalulus dan selama masa bakti," tulis Tasya.Pilihan RedaksiInsanul Fahmi Ingin Laporkan Mawa ke Komnas AnakLPDP Periksa Suami DS Buntut Konten Bangga Anak Dapat Paspor InggrisIa merangkum setidaknya tujuh poin utama yang telah ia kerjakan selama ini.Selain memosisikan diri sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan masyarakat melalui profilnya sebagai figur publik, ia juga konsisten mengawal isu-isu lingkungan.Ia juga melakukan gerakan akar rumput untuk keberlanjutan melalui yayasan Green Movement Indonesia, memberdayakan pemuda Indonesia melalui talkshow, seminar, workshop di bidang pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan.Pemanfaatan platform digital pun menjadi senjata utamanya dalam menyebarkan kesadaran lingkungan kepada khalayak luas."Buatku, kontribusi kepada negeri tidak berhenti di masa bakti. Ini merupakan perjalanan dan komitmen seumur hidup untuk terus mencintai negeri, menghargai perjuangan rakyat, dan membangun Indonesia yang sejahtera dan berkelanjutan," tulis Tasya.Istri dari Randi Bachtiar ini berpendapat bahwa pengabdian alumni LPDP tidak melulu harus lewat jalur formal, melainkan bisa menyesuaikan perkembangan zaman."Siapapun kita, memiliki tempat untuk berkontribusi asal kita mengusahakannya. Termasuk kami, para ibu rumah tangga," ucapnya.[Gambas:Instagram]Semua dimulai ketika seorang warga negara Indonesia (WNI) Dwi Sasetyaningtyas (DS) alumnus beasiswa negara LPDP mengeluarkan pernyataan, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" viral di media sosial.Netizen langsung menyoroti bahwa ia bersama suaminya yang juga penerima LPDP dan kini bekerja di Jerman, memilih menetap di luar negeri. Hal itu memicu kemarahan publik karena dianggap melanggar janji kepada negara.Berdasarkan ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP berkewajiban untuk melakukan masa pengabdian kontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun.LPDP menerangkan DS telah menyelesaikan studi S2 dengan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017 dan telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan.Lihat Juga :Andrew Merengek Bawa Nama Ratu Elizabeth II saat DitangkapNamun, Arya Iwantoro selaku suami DS diduga belum menyelesaikan tanggung jawabnya.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Arya bersedia mengembalikan dana beasiswa LPDP yang telah diterima, termasuk besaran bunga sesuai ketentuan yang berlaku."Pak Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dipakai LPDP nilainya jadi termasuk bunganya. Kan saya juga taruh uang di bank ada bunganya," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Januari, Senin (23/2).Ia juga mengancam blacklist penerima beasiswa LPDP yang menghina negara masuk ke pemerintahan buntut konten bangga anak menjadi warga negara asing (WNA).Purbaya menyayangkan adanya penerima beasiswa dari negara yang justru melontarkan hinaan terhadap Indonesia. Pemerintah tidak akan tinggal diam jika dana tersebut digunakan untuk tujuan yang dinilai merugikan negara. (chri)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260224101148-234-1331135/tasya-kamila-beber-pengabdian-untuk-indonesia-sebagai-penerima-lpdp
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Arirang BTS Kokoh di Puncak Billboard 200, Jegal Comeback Kanye West
07 Apr 2026
Dan Levy Sempat Terpikir Sekuel Schitt's Creek Sebelum O'Hara Tiada
06 Apr 2026
The Super Mario Galaxy Movie Dulang Cuan Selama Libur Paskah
06 Apr 2026
5 Rekomendasi Drama China Kerajaan Trope Enemies to Lovers
06 Apr 2026
Project Hail Mary Kuasai Box Office Korea Pekan Ini
06 Apr 2026
Produser Aku Harus Mati Klarifikasi Isu Penurunan Poster