Sutradara Extreme Job Ikut Nyemplung Garap Mikrodrama
Industri hiburan Korea Selatan sedang mengalami pergeseran signifikan menuju pasar mikrodrama. Tren ini dipicu oleh sineas papan atas yang mulai terjun ke dalamnya, melihat konten...
Salah satu yang memimpin fenomena ini adalah Lee Byeong-heon, sutradara film terlaris Extreme Job. Ia telah memulai debut penyutradaraan mikrodrama berjudul My Baby Daddy Is My Guy Friend. Drama ini memiliki 47 episode dan tayang sejak 4 Februari di Lezhin Snack, platform dari Lezhin Comics. Drama romantis komedi tersebut dilaporkan selalu menduduki puncak tangga harian.
Selain Lee Byeong-heon, sutradara Lee Joon-ik, yang dikenal lewat film legendaris The King and the Clown, juga mulai terlibat dalam industri ini dengan memproduksi mikrodrama berjudul Father's Home Cooking. Proyek ini bahkan dikabarkan menggandeng bintang kelas A seperti Lee Jung-eun (Parasite) dan Byun Yo-han (Mr. Sunshine).
Keterlibatan nama-nama besar ini, ditambah dengan ekspansi besar-besaran dari distributor raksasa seperti Showbox dan platform TVING, semakin mempertegas bahwa mikrodrama merupakan lini bisnis baru yang sangat menjanjikan bagi para pelaku industri layar lebar. Langkah ini menandai transformasi mikrodrama, yang sebelumnya dianggap sebagai konten berbiaya rendah, kini menjadi hiburan premium yang kompetitif.
Firma riset Media Partners Asia mencatat bahwa pasar global drama pendek melonjak dari US$5 miliar pada 2023 menjadi US$12 miliar pada 2024, dan diprediksi akan mencapai US$26 miliar pada 2030. Di Korea Selatan sendiri, nilai pasarnya pada 2024 telah mencapai 650 miliar won, atau sekitar Rp7 triliun.
Angka fantastis ini bahkan sudah melampaui separuh dari total pendapatan box office bioskop Korea pada tahun yang sama, mencerminkan perubahan drastis dalam perilaku konsumsi konten masyarakat. Secara ekonomi, format mikrodrama dianggap jauh lebih efisien di tengah belum pulihnya industri bioskop pasca-pandemi, di mana sepanjang 2025 tidak ada satu pun film Korea yang berhasil menembus angka 10 juta penonton.
Satu seri mikrodrama hanya membutuhkan biaya produksi sekitar 50 juta won per episode dengan durasi syuting yang sangat singkat, yakni satu hingga tiga minggu. Format vertikal berdurasi satu hingga tiga menit ini menjadi antitesis bagi K-drama tradisional yang umumnya menelan biaya hingga 1,5 miliar won per episode.
Dukungan investasi dari China juga turut mempercepat tren ini, di mana para investor mulai melirik talenta kreatif Korea untuk memproduksi konten pendek berkualitas tinggi guna membidik pasar global.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20260226124231-220-1332032/sutradara-extreme-job-ikut-nyemplung-garap-mikrodrama
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
The Super Mario Galaxy Movie Dulang Cuan Selama Libur Paskah
06 Apr 2026
5 Rekomendasi Drama China Kerajaan Trope Enemies to Lovers
06 Apr 2026
Project Hail Mary Kuasai Box Office Korea Pekan Ini
06 Apr 2026
Produser Aku Harus Mati Klarifikasi Isu Penurunan Poster
06 Apr 2026
Sinopsis Angel Has Fallen, Bioskop Trans TV 6 April 2026
06 Apr 2026
Alasan dan Arti Inara Rusli Ganti Nama Panggung Jadi Inarasati