Internasional 19 Dec 2025 9 views

Media Arab Soroti RI Menampik UEA Cs Bantu Korban Banjir Sumatra

Media Arab menyoroti keputusan pemerintah Indonesia yang menolak tawaran bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan negara-negara Arab lainnya untuk korban banjir di Sumatr...

Media Arab Soroti RI Menampik UEA Cs Bantu Korban Banjir Sumatra
Media Arab menyoroti keputusan pemerintah Indonesia yang menolak tawaran bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan negara-negara Arab lainnya untuk korban banjir di Sumatra. Duta Besar UEA, Abdulla Salem Al Dhaheri, sebelumnya menyatakan kesiapan negaranya untuk mengirim tim bantuan dan pasokan.

Menurut laporan Middle East Monitor, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyatakan bahwa bantuan internasional belum diperlukan, dan Indonesia merespons tawaran tersebut dengan hati-hati pada 5 Desember. Sekretaris Negara Indonesia, Prasetyo Hadi, juga menambahkan bahwa pemerintah memiliki pertimbangan sendiri terkait hal ini.

Sebelumnya, pada 1 Desember, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, telah menyampaikan "kesedihan mendalam" secara pribadi kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto, diikuti oleh pesan serupa dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud. Selain itu, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Sultan Oman Haitham bin Tariq, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan simpati, dengan Teheran bahkan menawarkan untuk mengirim tim darurat. Organisasi Kerja Sama Islam, yang mewakili 57 negara mayoritas Muslim, turut mendesak dukungan cepat.

Hubungan antara Timur Tengah dan Indonesia sangat erat, dengan jutaan pekerja Indonesia tinggal di Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Oman. Selain itu, dana kekayaan negara-negara Teluk banyak berinvestasi di infrastruktur dan pertanian Indonesia, yang mendorong munculnya tawaran bantuan secara spontan dan tulus.

Banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menewaskan sekitar 1.000 orang, dengan ratusan lainnya masih hilang, dan lebih dari 770.000 orang mengungsi. Kerugian diperkirakan mencapai lebih dari US$3,1 miliar (sekitar Rp51,6 triliun), menghancurkan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, perkebunan, sekolah, dan seluruh pemukiman. Jaringan listrik dan komunikasi juga runtuh, menyebabkan sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terisolasi selama beberapa hari.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20251219163324-120-1308738/media-arab-soroti-ri-menampik-uea-cs-bantu-korban-banjir-sumatra
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.