AS Dalang Ledakan Venezuela, Trump Perintahkan Serbu Fasilitas Militer
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan telah memerintahkan serangan militer ke beberapa lokasi di Venezuela pada Sabtu, 3 Januari dini hari waktu setempat. Pejabat...
Menurut sumber internal, Trump telah memberikan "lampu hijau" kepada militer AS untuk melakukan serangan darat di Venezuela beberapa hari sebelum operasi. Dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sempat ada diskusi untuk melancarkan misi tersebut pada Hari Natal, namun rencana itu tertunda karena militer AS memprioritaskan serangan udara terhadap target ISIS di Nigeria. Selain itu, cuaca juga menjadi alasan penundaan, di mana militer AS menunggu kondisi cuaca yang paling menguntungkan untuk menjamin keberhasilan dan akurasi serangan.
Konfirmasi dari pejabat AS ini muncul setelah laporan mengenai ledakan hebat dan suara pesawat terbang rendah memenuhi ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu, 3 Januari pagi waktu setempat. Awalnya, otoritas AS hanya menyatakan bahwa mereka "memantau laporan tersebut" sebelum akhirnya mengakui keterlibatan militer mereka.
Serangan langsung ke Venezuela ini menandai titik terendah dalam hubungan kedua negara setelah berbulan-bulan Washington menerapkan kampanye tekanan militer dan sanksi ekonomi terhadap rezim Presiden Nicolas Maduro. Langkah ini diperkirakan akan memicu kecaman luas dari blok Amerika Latin dan meningkatkan risiko perang terbuka di kawasan tersebut.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260103151350-134-1313164/as-dalang-ledakan-venezuela-trump-perintahkan-serbu-fasilitas-militer
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Perang Melawan Iblis di Jamarat
28 May 2026
China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan
28 May 2026
FOTO: Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh
28 May 2026
Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS
28 May 2026
Arab Saudi Perluas Layanan Cukur Rambut Gratis 24 Jam, Ini Lokasinya
28 May 2026
FOTO: Suhu Panas Ekstrem di Mina Capai 44 Derajat Celsius