Presiden Kolombia Desak Pertemuan DK PBB Usai Venezuela Diserang AS
Judul: Presiden Kolombia Desak Pertemuan DK PBB Usai Venezuela Diserang AS Jakarta, Presiden Kolombia Gustavo Petro mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) men
Jakarta, Presiden Kolombia Gustavo Petro mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menggelar pertemuan usai Amerika Serikat (AS) menyerang Venezuela pada Sabtu (3/1) dini hari."Kolombia sejak kemarin menjadi anggota DK PBB. Harus ada pertemuan segera untuk menanggapi agresi terhadap Venezuela," tulis Petro di X, Sabtu (3/1).Lihat Juga :Venezuela Umumkan Darurat Nasional Usai Diserang AS
"Saat ini mereka sedang membombardir (ibu kota Venezuela) Caracas. Peringatan untuk seluruh dunia, mereka telah menyerang Venezuela. Mereka membombardir dengan rudal. OAS dan PBB harus segera menggelar pertemuan," tulis Petro dalam unggahan lain di X.Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu sekitar pukul 02.00 waktu setempat. Serangan itu juga diluncurkan ke sejumlah negara bagian Venezuela, antara lain Miranda, Aragua, dan La Guaira.Presiden Venezuela Nicolas Maduro langsung menetapkan keadaan darurat pasca-serangan ini.Lihat Juga :Bukan Cuma Caracas, Sejumlah Negara Bagian Venezuela Juga Diserang ASMenurut pemerintah, serangan itu telah menargetkan wilayah sipil dan militer.Maduro telah memerintahkan Komando Pertahanan Venezuela serta badan-badan pertahanan di seluruh negara bagian untuk ikut terjun membela negara.Ia juga mendesak seluruh masyarakat turun ke jalan guna mempertahankan kedaulatan Venezuela. (blq/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260103160727-134-1313183/presiden-kolombia-desak-pertemuan-dk-pbb-usai-venezuela-diserang-as
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Detik-detik AS Serang Iran usai Penembakan Dua Pesawat
06 Apr 2026
Diultimatum Trump, Iran Siapkan Strategi Baru di Selat Hormuz
06 Apr 2026
Perempuan WNI Ditemukan Tewas di Melbourne Australia
06 Apr 2026
Trump Disebut Masih Belum Setuju 45 Hari Gencatan Senjata dengan Iran
06 Apr 2026
AS Cabut Izin Tinggal 2 Wanita Kerabat Jenderal Iran Soleimani
06 Apr 2026
Daftar Jenderal AS yang Dipecat Trump selama Perang Iran