Uni Afrika Mengutuk Aksi AS Menculik Presiden Venezuela
Jakarta, Uni Afrika (UA) mengeluarkan pernyataan keras dan mengutuk aksi Amerika Serikat (AS) yang disebut 'menculik
Jakarta, Uni Afrika (UA) mengeluarkan pernyataan keras dan mengutuk aksi Amerika Serikat (AS) yang disebut 'menculik' Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, Cilia Flores, serta menyerang lembaga-lembaga penting di Caracas.Dalam pernyataannya yang dirilis pada Sabtu (3/1), badan Afrika tersebut menyatakan bahwa mereka mengikuti perkembangan dengan keprihatinan mendalam. Uni Afrika mengatakan penculikan Maduro dan tindakan militer terhadap lembaga-lembaga negara menimbulkan kekhawatiran serius tentang penghormatan terhadap hukum internasional dan kedaulatan bangsa.Maduro Ditangkap AS, Siapa yang Kini Memerintah Venezuela?
Badan kontinental tersebut menegaskan kembali komitmennya terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara serta hak rakyat menentukan nasib sendiri, sebagaimana tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.Uni Afrika juga menekankan pentingnya dialog, penyelesaian sengketa secara damai, dan penghormatan terhadap kerangka kerja konstitusional dan kelembagaan, menyerukan agar prinsip-prinsip ini membimbing hubungan antar bangsa dalam semangat bertetangga baik, kerja sama, dan hidup berdampingan secara damai.Presiden Venezuela Maduro Dijebloskan ke Pusat Tahanan Brooklyn AS"Uni Afrika menyatakan solidaritasnya dengan rakyat Venezuela dan menegaskan kembali komitmennya untuk mempromosikan perdamaian, stabilitas, dan saling menghormati di antara negara-negara dan kawasan," tulis Uni Afrika.Lebih lanjut, Uni Afrika menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri, bertanggung jawab, dan menghormati hukum internasional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut. (fea)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260104102046-127-1313325/uni-afrika-mengutuk-aksi-as-menculik-presiden-venezuela
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Serangan Dadakan, Cara AS Lemahkan Iran yang Kuasai Selat Hormuz
28 May 2026
Misi NATO, Belanda Siaga Kirim Kapal Penyapu Ranjau ke Selat Hormuz
28 May 2026
Perang Melawan Iblis di Jamarat
28 May 2026
China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan
28 May 2026
FOTO: Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh
28 May 2026
Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS