Diaspora Venezuela di Ekuador Turun ke Jalan Rayakan Maduro Ditangkap
Jakarta, Ratusan diaspora Venezuela yang menetap di Kota Quito, Ekuador merayakan penangkapan Presiden
Jakarta, Ratusan diaspora Venezuela yang menetap di Kota Quito, Ekuador merayakan penangkapan Presiden mereka Nicolás Maduro dalam operas militer Amerika Serikat di Kota Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.Mereka merayakannya dengan turun ke jalan seraya mengibarkan bendera Venezuela serta meniupkan terompet.Walkot New York Mamdani Kutuk Keras Trump Tangkap Maduro
Selain itu, beberapa di antara mereka juga mengenakan seragam Timnas sepak bola Venezuela.Mengutip dari video yang diunggah CBS News pada akun Instagramnya, para diaspora Venezuela itu turun ke jalan dengan membawa sejumlah spanduk serta mengibarkan bendera Venezuela."El poder es Nuestro [Kekuasaan ada di tangan kita]," tulis salah satu spanduk.Salah satu spanduk juga menampilkan gambar burung macaw yang identik dengan Kota Caracas.
Caracas selama ini menjadi tempat tinggal bagi burung macaw. Diperkirakan populasi burung tersebut di sana mencapai ratusan.Trump menangkap Maduro di Kota Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.Maduro ditangkap bersama sang istri, Cilia Flores, di kediamannya hanya beberapa saat setelah serangan dan serbuan pasukan AS di Caracas.Jaksa Agung Muda AS Pamela Bondi mengatakan penangkapan Maduro terkait kejahatan narkoterorisme dan penjualan senjata.Korut Uji Tembak Rudal Balistik Pertama di 2026, Korsel WaspadaMengutip dari akun X miliknya, Pamela mengatakan Maduro dan Cilia Flores, akan menghadapi sidang tuntutan pidana di tanah AS.Mereka akan didakwa di pengadilan di New York, AS. Sejumlah dakwaan dan tuntutan juga telah dipersiapkan salah satunya tuduhan konspirasi narkoterorisme.Maduro dan Cilia Flores juga telah tiba di New York dengan pengawalan ketat pada Sabtu (3/1) waktu setempat untuk menghadapi dakwaan di pengadilan federal Manhattan.Langkah Trump ini pun menuai kontroversi dan menuai kritik dari sejumlah pihak.Salah satunya dari Wali Kota New York, Zohran Mamdani yang mengutuk tindakan tersebut.Mamdani yang baru saja dilantik sebagai Wali Kota beberapa hari lalu itu mengaku sempat diberi pengarahan untuk memenjarakan Maduro Cilia Flores, di New York City. Namun, Mamdani mengajy menolak perintah Trump tersebut.Maduro Ditangkap Trump, MA Venezuela Tunjuk Wapres Pimpin NegaraIa menyebut penangkapan Maduro dan istri sebagai "tindakan perang dan pelanggaran hukum federal dan internasional.""Saya menelepon presiden dan berbicara langsung dengannya untuk menyampaikan penolakan saya terhadap tindakan ini dan untuk memperjelas bahwa penentangan itu didasarkan pada penolakan terhadap upaya perubahan rezim, pelanggaran hukum internasional federal, dan keinginan untuk melihat hal itu konsisten setiap hari," kata Mamdani dikutip dari Fox News. (mnf/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260104140023-134-1313393/diaspora-venezuela-di-ekuador-turun-ke-jalan-rayakan-maduro-ditangkap
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Serangan Dadakan, Cara AS Lemahkan Iran yang Kuasai Selat Hormuz
28 May 2026
Misi NATO, Belanda Siaga Kirim Kapal Penyapu Ranjau ke Selat Hormuz
28 May 2026
Perang Melawan Iblis di Jamarat
28 May 2026
China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan
28 May 2026
FOTO: Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh
28 May 2026
Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS