Diaspora Venezuela di Ekuador Turun ke Jalan Rayakan Maduro Dittangkap
Ratusan diaspora Venezuela di Quito, Ekuador merayakan penangkapan Presiden Nicolás Maduro dalam operasi militer Amerika Serikat di Caracas pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempa...
Para diaspora tersebut membawa spanduk bertuliskan "El poder es Nuestro" (Kekuasaan ada di tangan kita) dan spanduk lain yang menampilkan burung macaw, ikon kota Caracas.
Presiden AS Donald Trump menangkap Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, di kediaman mereka di Caracas setelah serangan dan serbuan pasukan AS. Wakil Jaksa Agung AS Pamela Bondi menyatakan penangkapan Maduro terkait kejahatan narkoterorisme dan penjualan senjata.
Melalui akun X-nya, Pamela Bondi mengatakan Maduro dan Cilia Flores akan menghadapi sidang tuntutan pidana di pengadilan New York, AS, dengan dakwaan konspirasi narkoterorisme. Keduanya telah tiba di New York pada Sabtu (3/1) waktu setempat dengan pengawalan ketat untuk menghadapi dakwaan di pengadilan federal Manhattan.
Tindakan Trump ini menuai kontroversi dan kritik, termasuk dari Wali Kota New York, Zohran Mamdani. Mamdani, yang baru dilantik beberapa hari sebelumnya, mengaku menolak perintah Trump untuk memenjarakan Maduro dan Cilia Flores di New York City. Ia menyebut penangkapan tersebut sebagai "tindakan perang dan pelanggaran hukum federal dan internasional."
"Saya menelepon presiden dan berbicara langsung dengannya untuk menyampaikan penolakan saya terhadap tindakan ini dan untuk memperjelas bahwa penentangan itu didasarkan pada penolakan terhadap upaya perubahan rezim, pelanggaran hukum internasional federal, dan keinginan untuk melihat hal itu konsisten setiap hari," kata Mamdani seperti dikutip dari Fox News.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260104140023-134-1313393/diaspora-venezuela-di-ekuador-turun-ke-jalan-rayakan-maduro-dittangkap
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Serangan Dadakan, Cara AS Lemahkan Iran yang Kuasai Selat Hormuz
28 May 2026
Misi NATO, Belanda Siaga Kirim Kapal Penyapu Ranjau ke Selat Hormuz
28 May 2026
Perang Melawan Iblis di Jamarat
28 May 2026
China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan
28 May 2026
FOTO: Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh
28 May 2026
Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS