AS Cabut Larangan Terbang di Karibia Usai Berhasil Culik Maduro
Jakarta, Amerika Serikat (AS) mencabut pembatasan wilayah udara di atas Karibia pada Sabtu (3/1) malam setel
Jakarta, Amerika Serikat (AS) mencabut pembatasan wilayah udara di atas Karibia pada Sabtu (3/1) malam setelah melarang penerbangan komersial selama operasi militer AS yang berujung penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.Maduro dan istrinya telah diterbangkan dengan helikopter ke New York City, tempat mereka menghadapi tuduhan perdagangan narkoba dan senjata.Usai Culik Maduro, Trump Buka Pintu Perusahaan Keruk Minyak Venezuela
Keduanya ditangkap pasukan khusus AS selama serangan subuh, termasuk serangan udara yang menghantam lokasi di dalam dan sekitar ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu malam.Menteri Transportasi AS Sean Duffy mengatakan dalam sebuah unggahan di platform media sosial X bahwa pembatasan awal berakhir pada pukul 12:00 pagi (0500 GMT), ketika penerbangan dapat dilanjutkan sesuai jadwal."Maskapai penerbangan telah diberitahu, dan akan segera memperbarui jadwal mereka," kata Duffy.Kronologi Agresi AS dan Penculikan Presiden Venezuela Nicolas MaduroAdministrasi Penerbangan Federal AS memberi tahu maskapai penerbangan komersial pada Sabtu agar menghindari wilayah udara Karibia, dengan alasan "situasi yang berpotensi berbahaya."Pemberitahuan tersebut mengatakan penutupan dikeluarkan karena "risiko keselamatan penerbangan yang terkait aktivitas militer yang sedang berlangsung." (fea/fea)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260104171335-134-1313427/as-cabut-larangan-terbang-di-karibia-usai-berhasil-culik-maduro
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Serangan Dadakan, Cara AS Lemahkan Iran yang Kuasai Selat Hormuz
28 May 2026
Misi NATO, Belanda Siaga Kirim Kapal Penyapu Ranjau ke Selat Hormuz
28 May 2026
Perang Melawan Iblis di Jamarat
28 May 2026
China Klaim Usir Kapal Perang Belanda dari Laut China Selatan
28 May 2026
FOTO: Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Mohammed Odeh
28 May 2026
Iran Tembak 4 Kapal di Selat Hormuz usai Diserang AS