Saudi Klaim Pemimpin Separatis Yaman Kabur ke UEA
Arab Saudi mengklaim bahwa pemimpin separatis Yaman, Aidarous Al Zubidi, melarikan diri ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Kamis (8/1) setelah dituduh melakukan pengkhianatan tingkat ti...
Koalisi pimpinan Saudi melancarkan serangan ke provinsi asal Al Zubidi setelah ia tidak hadir dalam perundingan di Riyadh. Koalisi menyatakan bahwa intelijen yang dapat dipercaya menunjukkan Al Zubidi dan pihak lain melarikan diri pada tengah malam.
Koalisi juga merinci rute pelarian Al Zubidi menggunakan kapal dan pesawat dari Aden ke Abu Dhabi, melalui Somaliland dan Somalia. Pemimpin Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA itu berlayar dari Aden menuju Berbera di Somaliland setelah tengah malam pada Rabu. Ia kemudian terbang menggunakan pesawat Ilyushin buatan Rusia ke Mogadishu "di bawah pengawasan pejabat UEA," sebelum diterbangkan ke bandara militer di Abu Dhabi dan tiba pada Rabu malam.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan langsung dari Kementerian Luar Negeri UEA.
Serangan STC bulan lalu memicu gejolak baru di Yaman dan menyingkap perpecahan mendalam antara Arab Saudi dan UEA, yang selama ini menjadi tulang punggung koalisi yang melawan pemberontak Houthi dukungan Iran. Kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa pada 2014 dan hingga kini menguasai sebagian besar wilayah negara itu.
Namun, kini Riyadh dan Abu Dhabi justru mendukung faksi-faksi berbeda dalam pemerintahan Yaman yang diakui secara internasional, termasuk STC yang berbasis di wilayah selatan Aden. Pada Desember, STC sempat memasuki provinsi Hadramawt dan Mahra yang berbatasan dengan Arab Saudi dan Oman, namun dipukul mundur oleh serangan udara jet Saudi dan serangan balasan pasukan darat pro-Saudi.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260108153013-120-1314956/saudi-klaim-pemimpin-separatis-yaman-kabur-ke-uea
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Detik-detik AS Serang Kapal di Laut Karibia, 3 Orang Tewas
14 Feb 2026
AS Serang Kapal di Karibia Atas Tuduhan Jual Narkoba Lagi, 3 Tewas
14 Feb 2026
Bos Pelabuhan Dubai Mundur Usai Muncul di Dokumen Epstein
14 Feb 2026
Trump Kirim Kapal Induk Terbesar di Dunia ke Iran
14 Feb 2026
Bukti Israel Pakai Senjata Pemusnah Buat Warga Gaza Lenyap Menguap
14 Feb 2026
Bakal Dijadikan Penerus, Bisakah Putri Kim Jong Un Pimpin Korut?