Jerman Wanti-wanti Iran: Pemerintahan Tinggal Menghitung Hari
Jakarta, Kanselir Jerman mewanti-wanti Iran bahwa pemerintahan mereka tak akan bertahan lama menyusul tindakan...
Jakarta, Kanselir Jerman mewanti-wanti Iran bahwa pemerintahan mereka tak akan bertahan lama menyusul tindakan keras terhadap pengunjuk rasa di negara tersebut."Jika sebuah rezim hanya bisa mempertahankan kekuasaannya dengan kekerasan, maka pada dasarnya rezim itu sudah berada di ambang kehancuran," kata Friedrich Merz, dikutip Al Jazeera, Senin (12/1).Demo Memanas, Iran Klaim Sita Senjata-Peledak AS di Rumah-rumah Warga
Dia lalu berujar, "Saya percaya kita sekarang sedang menyaksikan hari-hari dan minggu-minggu terakhir rezim ini. "Merz memandang pemerintahan Iran saat ini tak punya legitimasi melalui pemilihan umum di kalangan rakyat. Kini, masyarakat bangkit melawan pemerintah.Lebih lanjut, Merz juga mengatakan Jerman menjalin kontak erat dengan Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa. Dia menekankan ada potensi penyelesaian konflik menggunakan dialog politik.
"Ada kemungkinan untuk mengakhiri konflik ini secara damai," ujar Merz.Sejak beberapa pekan lalu, demonstrasi massal mengguncang nyaris di seluruh wilayah di Iran.Mulanya, warga protes karena inflasi yang tinggi, tetapi belakangan tuntutan meluas dengan mendesak pemerintahan Ali Khamenei mundur.Rezim Khamenei Iran Musuh Terkuat Israel, Akankah Mudah Ditumbangkan?Di tengah itu, pihak berwenang Iran menggunakan kekuatan berlebih dalam menghadapi demonstran. Khamenei juga menuding demo itu disusupi pendukung Amerika Serikat.AS juga disebut-sebut siap menyerang Iran dengan dalih mendukung kebebasan warga negara tersebut. (isa/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260113174307-134-1316700/jerman-wanti-wanti-iran-pemerintahan-tinggal-menghitung-hari
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI