Iran Chaos Demo, Kurdi Klaim Duduki Pangkalan Korps Garda Revolusi
Judul: Iran Chaos Demo, Kurdi Klaim Duduki Pangkalan Korps Garda Revolusi Jakarta, Kelompok militan Kurdi Iran mengeklaim telah merebut sebuah pangkalan militer Korps Garda Revolu...
Jakarta, Kelompok militan Kurdi Iran mengeklaim telah merebut sebuah pangkalan militer Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Provinsi Kermanshah, Iran barat, Rabu (14/1).Melalui pernyataan, Tentara Nasional Kurdistan (SMK), sayap militer Partai Kebebasan Kurdistan (PAK), menyatakan operasi tersebut menargetkan markas IRGC di Kermanshah.Lihat Juga :Trump Ejek Greenland Cuma Dijaga 2 Kereta Anjing, Apakah Benar?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan itu disebut sebagai aksi balasan atas serangkaian bentrokan yang terjadi baru-baru ini sehingga menewaskan sejumlah milisi SMK.Dikutip CNN, dalam pernyataannya, SMK mengeklaim melancarkan serangan dari dua arah dan berhasil menyusup ke pangkalan IRGC tersebut.SMK mengeklaim serangannya itu sampai membuat pasukan IRGC lengah. Kelompok itu juga menyebut serangan tersebut menimbulkan korban di pihak pasukan Iran.Lihat Juga :RI Mencalonkan Jadi Anggota Dewan Keamanan PBBCNN belum dapat memverifikasi klaim SMK secara independen.Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari otoritas Iran terkait klaim tersebut termasuk Kedutaan Besar Iran di London.Sementara itu, presiden kelompok militan nasionalis sekaligus separatis di Iran PAK, Hussein Yazdanpana, menyatakan kemenangan melawan rezim Iran "bergantung pada pemberontakan massal dan pembelaan diri yang sah terhadap para penindas."Serangan ini berlangsung kala Iran juga tengah menghadapi demonstrasi besar-besaran di seluruh negeri memprotes rezim Ayatollah Ali Khamenei untuk mundur imbas krisis ekonomi yang makin memburuk.Pilihan Redaksi3 Tanda Rezim Khamenei di Iran Bisa Makin MelemahPernyataan Kedubes Iran Menanggapi Aksi Demo TeheranMenlu Sugiono Cemas Soal Situasi Global: Multilateralisme TerancamSebanyak2.403 orang meninggal dunia selama demonstrasi Iran berlangsung sejak 28 Desember lalu hingga hari ini.Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, HRANA, melaporkan jumlah korban tewas itu meliputi anak di bawah 18 tahun.Jumlah ini menandai peningkatan signifikan korban jiwa dalam demo panas di Iran. Sebelumnya, HRANA melaporkan 1.850 meninggal dunia dalam unjuk rasa tersebut. CNN sejauh ini belum bisa memverifikasi secara independen laporan HRANA.Demo di Iran yang berlangsung sejak 28 Desember lalu ini mulanya dipicu krisis ekonomi. Namun, demo meluas dan berubah menjadi desakan perubahan rezim Ayatollah Ali Khamenei.Pemerintah Iran sampai memblokir internet dan komunikasi selama kurang lebih sepekan terakhir demi membungkam dan meredam demonstrasi. (bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260114161822-120-1317063/iran-chaos-demo-kurdi-klaim-duduki-pangkalan-korps-garda-revolusi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Konspirasi Gedung Putih dan Epstein Buat Gulingkan Paus Terbongkar
14 Feb 2026
FOTO: Israel Bebaskan 53 Jenazah dan Potongan Tubuh Warga Gaza
14 Feb 2026
Pemerintah Gaza Minta Komite Bentukan Trump Segera Mulai Bertugas
14 Feb 2026
Presiden Iran Blak-blakan Cuma Digaji Rp16,8 Juta Imbas Krisis
14 Feb 2026
Israel Kembali Batasi Akses Muslim ke Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan
14 Feb 2026
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS Shutdown Buntut Chaos Operasi ICE