IRGC Iran Ultimatum Akan 'Respons' AS-Israel di Waktu yang Tepat
Jakarta, Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, mengancam akan m...
Jakarta, Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Mayor Jenderal Mohammad Pakpour, mengancam akan memberikan respons terhadap Amerika Serikat dan Israel pada "waktu yang tepat."Pakpour menuding kedua negara terlibat dalam demonstrasi besar-besaran yang tengah berlangsung di Iran.Waswas Invasi Trump, 3 Negara NATO Tambah Pasukan ke Greenland
"Tidak diragukan lagi, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah pembunuh pemuda Iran dan para pembela keamanan negara," kata Pakpour dalam laporan media pemerintah Iran."Kejahatan yang dilakukan oleh kaki tangan mereka tidak akan pernah dilupakan dan akan mendapat respons pada waktu yang tepat," tambah dia seperti dikutip CNN.Peringatan pimpinan IRGC itu muncul di tengah laporan penarikan sebagian personel dari Pangkalan Udara al-Udeid di Qatar sebagai langkah "pencegahan". Informasi itu disampaikan seorang pejabat AS pada Rabu (14/1).Trump berulang kali mengancam akan melakukan aksi militer terhadap pemerintah Iran atas penggunaan kekuatan mematikan terhadap para pengunjuk rasa.Trump usai PM Greenland Tolak Dicaplok AS: Saya Tidak Tahu, Siapa Dia?Menurut para pejabat, kini Trump merasa berkewajiban untuk menindaklanjuti ancaman tersebut.Aksi protes telah meluas ke seluruh Iran sejak akhir Desember, dengan tuntutan yang kian kuat agar sistem pemerintahan ulama, yang telah berkuasa sejak Revolusi Islam 1979, diakhiri.Awalnya, aksi protes dipicu oleh tingginya inflasi yang menekan kehidupan masyarakat. Tetapi, seiring waktu, tuntutan berkembang hingga menyerukan pemerintahan Ayatollah Ali Khamenei untuk mundur.Dalam merespons gelombang demonstrasi tersebut, aparat Iran dituding menggunakan kekuatan berlebihan.Simpang Siur Jumlah Korban Tewas di Demo Iran
Menurut laporan kelompok pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, lebih dari 2.000 orang dilaporkan tewas.Namun hingga kini, belum memperoleh data pembanding terkait jumlah korban tewas dari media resmi Iran seperti IRNA, Mehr News, dan Fars.Hal itu disebabkan akses internet di Iran masih terputus total sehingga laman media-media tersebut tidak dapat diakses. (rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260115143239-120-1317418/irgc-iran-ultimatum-akan-respons-as-israel-di-waktu-yang-tepat
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI