Trump Belum Mau Kerahkan Militer Redam Demo Minnesota
Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum mau mengerahkan militer untuk meredam demo terkait operasi i...
Jakarta, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum mau mengerahkan militer untuk meredam demo terkait operasi imigrasi di Minnesota.Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan saat ini belum ada urgensi untuk menggunakan Undang-Undang Pemberontakan (Insurrection Act) dalam menangani protes di negara bagian tersebut.AS Bakal Selidiki Gubernur Minnesota dan Wali Kota Minneapolis
"Jika saya membutuhkannya, saya akan menggunakannya. Tapi saya rasa saat ini belum ada alasan untuk memakainya," kata Trump di Gedung Putih, Jumat (16/1), seperti dikutip AFP.Pernyataan Trump ini dilontarkan sehari setelah ia mengancam akan menggunakan undang-undang tersebut dalam unjuk rasa di Minnesota.Undang-Undang Pemberontakan memungkinkan presiden mengerahkan angkatan bersenjata untuk menegakkan hukum terhadap warga sipil dalam kondisi tertentu.Trump Ancam Kerahkan Militer untuk Redam Protes Anti-ICE di MinnesotaDemonstrasi pecah di Kota Minneapolis, Minnesota usai petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menembak mati Renee Nicole Good (37) pada 7 Januari lalu dalam operasi imigrasi. Warga marah dan menentang seluruh operasi ICE di sana.Demo warga Minneapolis lantas berujung bentrok dengan petugas federal. Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey ikut menentang operasi ICE di wilayahnya, namun tetap mengimbau warga melakukan protes dengan damai.Kementerian Kehakiman AS baru-baru ini dikabarkan membuka penyelidikan terhadap kedua pemimpin karena dianggap menghalang-halangi petugas federal.
(blq/asr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260117083654-134-1317846/trump-belum-mau-kerahkan-militer-redam-demo-minnesota
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI