Para Pemimpin Dunia Kompak Melawan soal Ancaman Trump Caplok Greenland
Daftar Isi Berikut adalah respons keras dari para pemimpin dunia terkait ambisi Trump terhadap Greenl...
Daftar Isi
Berikut adalah respons keras dari para pemimpin dunia terkait ambisi Trump terhadap Greenland.
1. Greenland
2. Denmark
3. Prancis
4. Spanyol
5. Swedia
6. Inggris
7. Kanada
Jakarta, Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mencaplok Greenland memicu kecaman keras dari para pemimpin dunia.Trump masih bersikeras bahwa AS perlu menguasai pulau otonom milik Kerajaan Denmark tersebut demi alasan "keamanan nasional".Ketegangan meningkat setelah Gedung Putih menyatakan bahwa opsi militer tetap tersedia. Sekretaris Pers Karoline Leavitt menegaskan bahwa penggunaan kekuatan militer adalah "pilihan yang selalu berada di tangan Panglima Tertinggi."
Sebagai tekanan tambahan, Trump mengancam akan menjatuhkan tarif bagi negara-negara yang tidak mendukung rencananya menganeksasi Greenland.Eskalasi di Greenland kali ini menandai krisis terdalam dalam hubungan transatlantik sejak Perang Dunia II.Trump usai PM Greenland Tolak Dicaplok AS: Saya Tidak Tahu, Siapa Dia?Rusia Bantah Tudingan Jadi Ancaman bagi GreenlandTrump Ancam Kenaikan Tarif ke Negara yang Melawannya soal GreenlandBerikut adalah respons keras dari para pemimpin dunia terkait ambisi Trump terhadap Greenland.1. GreenlandPerdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, menyebut retorika Trump sangat tidak sopan. Ia menegaskan bahwa Greenland bukan sekadar wilayah yang bisa diperebutkan oleh negara adidaya."Kami adalah sebuah bangsa, sebuah tanah, dan sebuah demokrasi. Hal ini harus dihormati," kata Nielsen, seperti dilansir Time.Nielsen secara tegas menyatakan jika harus memilih antara AS dan Denmark dalam krisis geopolitik ini, Greenland akan tetap memilih Denmark.2. DenmarkPerdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap sesama anggota NATO akan menjadi akhir dari aliansi pertahanan tersebut."Jika AS memilih untuk menyerang sekutu NATO secara militer, maka segalanya berhenti. NATO berakhir," tegas Frederiksen. Sebagai langkah nyata, Denmark mulai memperkuat kehadiran militernya di sekitar pulau tersebut.3. PrancisPresiden Emmanuel Macron menjadi salah satu penentang paling vokal. Prancis telah mengirimkan personel militer ke Greenland atas permintaan Denmark guna menjaga integritas wilayah tersebut.Macron menegaskan bahwa kedaulatan Greenland berada di tangan rakyatnya dan Denmark bertindak sebagai penjaminnya.4. SpanyolPerdana Menteri Pedro Sánchez menyatakan solidaritas penuh dan menekankan bahwa penghormatan terhadap integritas wilayah adalah inti dari Uni Eropa.5. SwediaPM Swedia Ulf Kristersson mengonfirmasi bahwa perwira dari Angkatan Bersenjata Swedia akan segera tiba di Greenland sebagai bagian dari pasukan gabungan sekutu untuk melindungi wilayah itu dari potensi agresi.6. InggrisPerdana Menteri Keir Starmer bersama enam pemimpin Eropa lainnya menandatangani pernyataan bersama yang menolak campur tangan pihak luar. Inggris juga telah mengirimkan perwira militer ke lokasi sebagai bentuk dukungan pertahanan terhadap Denmark.7. KanadaPerdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyampaikan dukungannya saat berada di Beijing, China. Ia menyerukan agar sekutu NATO menghormati komitmen mereka dan menegaskan bahwa masa depan Greenland hanya boleh diputuskan oleh Greenland dan Denmark sendiri. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260117135932-134-1317931/para-pemimpin-dunia-kompak-melawan-soal-ancaman-trump-caplok-greenland
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam
28 May 2026
Perjalanan Jemaah RI Menuju Tanah Suci Bersama BSI