Trump Ajak Putin hingga Netanyahu Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengundang sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk bergabun...
Dewan Perdamaian ini akan berfungsi sebagai komite yang mengawasi tata kelola wilayah dan upaya rekonstruksi Gaza setelah genosida Israel. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengonfirmasi bahwa Presiden Putin telah menerima undangan diplomatik dan pihaknya sedang mempelajari tawaran tersebut, sembari menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah AS mengenai peran dan mandat dewan.
Selain Rusia, Belarus juga dilaporkan menerima undangan serupa. Kementerian Luar Negeri Belarus menyatakan bahwa Presiden Alexander Lukashenko diundang untuk menjadi bagian dari dewan tersebut. Mereka menghargai AS yang melihat Belarus sebagai negara yang siap memikul tanggung jawab mulia untuk membangun perdamaian dan berinvestasi dalam masa depan yang aman dan sejahtera.
Pembentukan Dewan Perdamaian yang dipimpin Trump ini merupakan elemen kunci dalam rencana AS yang didukung PBB untuk melucuti senjata dan membangun kembali Gaza. Namun, rencana ini menuai kritik. Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee, memperingatkan bahwa badan tersebut berpotensi memiliki mandat yang melampaui pelaksanaan Rencana Perdamaian Gaza. McEntee menekankan pentingnya PBB dan supremasi hukum internasional dalam menjaga perdamaian dan keamanan global.
Dewan Perdamaian, yang digambarkan Trump sebagai "Dewan Terhebat dan Paling Bergengsi yang pernah dibentuk," direncanakan akan mencakup tokoh-tokoh seperti mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada CNN bahwa Trump juga mengundang PM Israel Benjamin Netanyahu atau perwakilan Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Pascal Confavreux, menyatakan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menerima undangan, namun Prancis telah memutuskan untuk tidak bergabung. Selain itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Argentina Javier Milei, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, dan Perdana Menteri Hongaria Viktor Orbán juga menerima undangan untuk bergabung. Duta Besar AS untuk India, Sergio Gor, menyebut bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi juga diundang.
Trump mensyaratkan negara-negara yang berminat menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian untuk membayar minimal US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun). Dana tersebut akan digunakan untuk melaksanakan mandat Dewan Perdamaian dalam membangun kembali Gaza pasca genosida Israel.
Menurut draf piagam, setiap negara anggota akan menjabat selama tidak lebih dari tiga tahun sejak berlakunya Piagam, dan dapat diperpanjang oleh ketua. Masa keanggotaan tiga tahun tidak berlaku untuk negara anggota yang menyumbang lebih dari US$1 miliar dalam bentuk dana tunai kepada Dewan Perdamaian pada tahun pertama berlakunya Piagam.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260120141319-120-1318889/trump-ajak-putin-hingga-netanyahu-gabung-dewan-perdamaian-gaza
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Prabowo Ungkap Poin Penting Ini Bakal Dibahas dengan Macron di Paris
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI
28 May 2026
PBB Dukung Peringatan Paus Leo soal Risiko AI
28 May 2026
Internet di Iran Mulai Pulih Sebagian Usai 88 Hari Padam