1.440 WNI Tertipu Kerja di Penipuan Online Kamboja
Jakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh Kamboja menangani sebanyak 1.440 warga negara Indonesia (WNI) ya...
Jakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh Kamboja menangani sebanyak 1.440 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban sindikat penipuan daring di Kamboja, pada Selasa (20/1)."Selama periode 16-20 Januari 2026, KBRI telah menerima kedatangan 1.440 aduan WNI. Gelombang kedatangan terbesar terjadi pada hari Senin (19/1) sejumlah 520 WNI dalam satu hari. Angka ini cukup fantastis, bila menimbang KBRI menangani 5.008 kasus sepanjang tahun 2025," demikian bunyi pernyataan tersebut, seperti yang dirilis Kemlu RI.Trump Bersumpah Musnahkan Iran jika Dapat Ancaman Pembunuhan
Aparat KBRI memperkirakan arus kedatangan WNI masih akan berlanjut beberapa waktu ke depan. Namun, masalah utama para korban adalah tidak memegang paspor dan menetap di Kamboja tanpa izin keimigrasian yang valid.Proses pendataan dan asesmen terus dilakukan terhadap WNI yang melapor ke KBRI untuk memfasilitasi kepulangan dan penangan korban."Telah dimulai pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) secara masif bagi para WNI yang telah melengkapi proses pendataan. WNI yang sakit telah dibawa ke fasilitas kesehatan. Dan kemarin pagi (20/1), terdapat 4 WNI yang telah kembali ke tanah air secara mandiri," lanjut pernyataan tersebut.
KBRI terus berkoordinasi dengan otoritas Kamboja, termasuk kepolisian dan imigrasi, untuk mempercepat proses deportasi.Mekanisme keringanan denda overstay dan percepatan penerbitan exit permit oleh Imigrasi Kamboja tengah difinalisasi.Rusia: Greenland Bukan Bagian Alami Denmark, Tapi Wilayah JajahanKBRI Phnom Penh mengimbau WNI yang telah keluar dari lokasi penipuan daring dan masih berada di wilayah Kamboja untuk segera melapor agar memperoleh bantuan dan fasilitasi kekonsuleran untuk kepulangan ke Indonesia.KBRI juga mengingatkan WNI agar tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan KBRI."KBRI Phnom Penh akan terus prioritaskan pelindungan WNI serta berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepulangan WNI ke tanah air berjalan aman, tertib, dan secepat mungkin." (bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260121175607-106-1319440/kbri-phnom-penh-tangani-kasus-1440-wni-korban-penipuan-online
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Prabowo-Macron Bertemu di Paris hingga Iran Tembak 4 Kapal di Hormuz
29 May 2026
Pidato Prabowo ke Macron: Bahas Palestina hingga Bahasa Prancis di RI
29 May 2026
Prabowo Ungkap Poin Penting Ini Bakal Dibahas dengan Macron di Paris
28 May 2026
Prabowo Tegaskan RI Konsisten Jaga Perdamaian di Hadapan Macron
28 May 2026
Bertemu Macron, Prabowo Dorong Solusi Dua Negara untuk Palestina
28 May 2026
Tiga Kali Berkunjung, Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis Masuk Sekolah RI