Sekjen PBB: Hukum Internasional Mulai Digantikan Hukum Rimba
Judul: Sekjen PBB: Hukum Internasional Mulai Digantikan Hukum Rimba Jakarta, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyuarakan kekhawatiran akan ta...
Jakarta, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyuarakan kekhawatiran akan tatanan dunia belakangan ini.Guterres menyebut tatanan dunia sedang terkikis lantaran supremasi hukum tengah digantikan oleh "hukum rimba".Lihat Juga :Greenland 3 Kali Kalimantan, Populasi Kurang dari Kelurahan di Jakarta
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam debat terbuka Dewan Keamanan PBB pada Senin (26/1), Guterres menyampaikan supremasi hukum adalah landasan perdamaian dan keamanan dunia.Pada 2024 lalu, negara-negara anggota PBB mengadopsi "Pakta untuk Masa Depan" yang mencakup komitmen untuk bertindak sesuai dengan hukum internasional dan memenuhi kewajiban dengan iktikad baik.Akan tetapi, perjanjian itu tampaknya cuma kata-kata belaka karena tidak sejalan dengan tindakan nyata."Di seluruh dunia, supremasi hukum kini sedang digantikan oleh hukum rimba. Kita melihat pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan pengabaian tak tahu malu terhadap Piagam PBB," kata Guterres, seperti dikutip Anadolu Agency.Guterres menyebut "dari Gaza hingga Ukraina, Sahel hingga Myanmar, di Venezuela serta tempat lain", penegakkan hukum diperlakukan bak "menu ala carte."[Gambas:Video CNN]Negara-negara seenaknya melanggar hukum internasional lewat "kekuatan ilegal, penargetan infrastruktur sipil, pelanggaran dan penyalahgunaan hak asasi manusia (HAM), pengembangan senjata nuklir ilegal, perubahan pemerintahan yang inkonstitusional, hingga penolakan bantuan kemanusiaan."Guterres prihatin karena negara-negara itu tidak dikenai hukuman padahal sudah melanggar aturan.Lihat Juga :Bela Trump, Bos NATO Sebut Eropa Bukan Apa-apa Tanpa AS"Pelanggaran-pelanggaran ini menciptakan preseden berbahaya, mendorong negara-negara lain untuk melakukan apa yang mereka inginkan, alih-alih apa yang wajib mereka lakukan berdasarkan hukum internasional," ucap Guterres.Pada kesempatan itu, Guterres pun menyinggung kekuasaan DK PBB selaku satu-satunya badan di dunia yang dapat mengikat semua negara dalam hal perdamaian dan keamanan.Ia berujar otoritas unik ini sudah semestinya dipakai untuk "memastikan akuntabilitas dan mengakhiri impunitas".Lihat Juga :Ketegangan Meningkat, UEA Tolak Bantu Serangan AS ke Iran"Tanggung jawabnya unik. Kewajibannya universal," katanya, seraya menekankan pentingnya reformasi di dewan tersebut. (blq/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260127120355-134-1321484/sekjen-pbb-hukum-internasional-mulai-digantikan-hukum-rimba
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Bakal Dijadikan Penerus, Bisakah Putri Kim Jong Un Pimpin Korut?
14 Feb 2026
FOTO: Sosok Mantan Pacar Epstein yang Minta Ampunan Trump
13 Feb 2026
Madagaskar Porak-poranda Diterjang Badai Siklon Gezani, 36 Orang Tewas
13 Feb 2026
Dua Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Freezer, Ibu Ditangkap
13 Feb 2026
Makin Tegang, Jepang Sita Kapal Ikan China kala Beijing Boikot Tokyo
13 Feb 2026
Gedung Putih Disebut Pecat Staf Komisi Agama Gegara Tolak Zionisme