PM Starmer Akan Temui Xi Jinping, Inggris Semakin Merapat ke China
Judul: PM Starmer Akan Temui Xi Jinping, Inggris Semakin Merapat ke China Jakarta, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan kunjungan ke China untuk mempererat hubungan dipl...
Jakarta, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan kunjungan ke China untuk mempererat hubungan diplomatik kedua negara.
Kunjungan ini menandai pertemuan pertamanya dengan Presiden Xi Jinping di Beijing dalam delapan tahun.
Lihat Juga :
Tokoh Muslim Anggota Kongres AS Oposisi Trump Diserang di Minneapolis
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir situs AFP, kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang perdagangan, meski Inggris tetap waspada terhadap isu keamanan nasional.
Starmer datang bersama rombongan eksekutif industri untuk mempromosikan bisnis Inggris melalui UK-China CEO Council, sebuah badan yang telah lama tidak aktif.
Dewan ini dibentuk pada 2018, dan pernah mengumpulkan eksekutif bisnis dari kedua negara saat hubungan berada di "Era Emas".
Selain itu, Starmer diperkirakan akan membahas kasus Jimmy Lai, pengusaha media Hong Kong dan warga Inggris.
Xi dan Starmer juga akan menyinggung isu global lain seperti Ukraina, di mana Beijing dituding mendukung invasi Rusia melalui hubungan ekonomi dekat dengan Moskow.
Starmer juga berharap dapat menutup kesepakatan perdagangan untuk mendorong pertumbuhan domestik.
Para analisis menilai kunjungan ini lebih mengarah pada mengelola hubungan, bukan kepercayaan strategis penuh, sehingga hasilnya kemungkinan terbatas.
Kunjungan ini juga terjadi saat ketegangan Inggris-Amerika Serikat meningkat, menyusul upaya Presiden Donald Trump merebut Greenland dan ancaman tarif singkat terhadap Inggris dan sekutu NATO lainnya.
Lihat Juga :
Trump Ancam Kirim Jet 'Invasi' Kanada Jika Ottawa Batal Beli F-35 AS
"China mungkin bukan sekutu, tapi juga bukan musuh," kata direktur Lau China Institute di King's College London, Kerry Brown, kepada AFP.
Hubungan Inggris dan China mulai membaik setelah Starmer menjabat pada 2024, setelah pertemuan tertutup dengan Xi di Brasil, dan akan bekerja sama soal isu seperti perubahan iklim.
Namun, rencana kunjungan sempat tertunda karena perselisihan mengenai pembangunan "mega-kedutaan" China di London.
Gedung yang dibeli Beijing pada 2018 di bekas lokasi Royal Mint, sempat mendapat penentangan karena takut "mega-kedutaan" itu dipakai untuk spionase dan menekan aktivis HAM di Inggris.
Rencana ini akhirnya disetujui pada Selasa (27/1), sehingga China bisa mengundang Starmer, dengan juru bicara pemerintah Inggris mengatakan agen intelijen sudah menyiapkan cara untuk menangani semua risiko.
Lihat Juga :
Timteng Tegang, Milisi Irak, Yaman, Lebanon Bersiap Perang Bantu Iran
Hubungan Inggris-China sendiri pernah mencapai puncaknya dalam "Era Emas" satu dekade lalu, ketika PM David Cameron dan Presiden Xi Jinping terkenal bersenda gurau di pub Inggris.
Hubungan memburuk sejak 2020 setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong, menindak aktivis pro-demokrasi, dugaan spionase dan serangan siber, serta dukungan China terhadap perang Rusia di Ukraina.
Meski begitu, China tetap menjadi mitra dagang terbesar ketiga Inggris, meski ekspor Inggris ke negara tersebut turun 52,6 persen pada 2025. (rnp/bac)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260128105644-113-1321892/pm-starmer-akan-temui-xi-jinping-inggris-semakin-merapat-ke-china
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
FOTO: Sosok Mantan Pacar Epstein yang Minta Ampunan Trump
13 Feb 2026
Madagaskar Porak-poranda Diterjang Badai Siklon Gezani, 36 Orang Tewas
13 Feb 2026
Dua Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Freezer, Ibu Ditangkap
13 Feb 2026
Makin Tegang, Jepang Sita Kapal Ikan China kala Beijing Boikot Tokyo
13 Feb 2026
Gedung Putih Disebut Pecat Staf Komisi Agama Gegara Tolak Zionisme
13 Feb 2026
Pengadilan Batalkan Putusan Inggris yang Cap Palestine Action Teroris