Internasional 28 Jan 2026 6 views

Trump Usir Pria saat Pidato di Iowa dan Menuduhnya Penghasut Bayaran

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengusir seorang pria dari acara kampanyenya di Iowa pada Selasa (27/1), menuduhnya sebagai "penghasut bayaran". Dalam rekaman video...

Trump Usir Pria saat Pidato di Iowa dan Menuduhnya Penghasut Bayaran
Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengusir seorang pria dari acara kampanyenya di Iowa pada Selasa (27/1), menuduhnya sebagai "penghasut bayaran". Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut terlihat diseret keluar ruangan oleh sejumlah petugas.

Saat pria itu digelandang, Trump berbicara dari podium, menyatakan bahwa orang tersebut dibayar untuk membuat kekacauan. "Apakah Anda tahu mereka penghasut bayaran? Mereka dibayar?" tanya Trump kepada kerumunan. Ia menambahkan, "Anda tahu, apa Anda melihat tanda-tanda mereka? Anda tahu, dulu kami sering melakukan protes, dan Anda membuat kesepakatan di ruang bawah tanah."

Trump berkali-kali menegaskan bahwa individu tersebut dibayar untuk mengganggu acaranya. "Mereka pemberontak bayaran, sungguh, dalam beberapa kasus, mereka orang-orang sakit," ucapnya.

Trump menggelar kampanye di Iowa untuk memperkuat dukungan di wilayah Midwestern yang menjadi medan pertempuran politik penting. Warga Iowa saat ini menghadapi kekhawatiran terkait harga tanaman yang melemah dan harga pupuk yang tinggi, di tengah ketidakpastian perdagangan dengan China. Situasi ini berpotensi membuat warga beralih dukungan ke Partai Demokrat, yang bisa merugikan Partai Republik dalam pemilihan mendatang.

Dalam pidatonya, Trump berupaya mengamankan suara untuk pemilihan sela. "Siapapun yang memenangkan kursi kepresidenan akan menghadapi kesulitan dalam pemilihan paruh waktu," ujarnya, seperti dikutip Reuters. Ia melanjutkan, "Saya di sini bukan saja karena saya mencintai Iowa, tetapi saya di sini karena kita memulai kampanye untuk pemilu sela."

Trump telah memenangkan Iowa dalam tiga pemilihan presiden terakhir, dengan sebagian besar pemilih di pedesaan menjadi pendukung setianya. Pemilu sela AS dijadwalkan pada 3 November 2026. Jika Partai Republik kalah, hal itu akan menyulitkan mereka dalam menguasai legislatif, mengesahkan undang-undang, dan mengontrol anggaran.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260128150914-134-1322014/trump-usir-pria-saat-pidato-di-iowa-dan-menuduhnya-penghasut-bayaran
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.