Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Judul: Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun 25 Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun REUTERS Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB Perdana Menteri Spany...
25
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
25
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
25
25
25
25
25
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
Spanyol Akan Larang Medsos Untuk Anak di Bawah 16 Tahun
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
REUTERS
REUTERS
Rabu, 04 Feb 2026 10:45 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mengumumkan rencana pelarangan akses media sosial bagi remaja di bawah usia 16 tahun.
Sanchez mengatakan pada Selasa (3/2) rencana itu disertai kewajiban platform digital untuk menerapkan sistem verifikasi usia.
Spanyol akan mengajukan RUU yang meminta pertanggungjawaban eksekutif media sosial atas konten ilegal dan ujaran kebencian.
RUU tersebut juga akan mengkriminalkan praktik manipulasi algoritma serta penyebaran konten ilegal.
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy
Bagikan:
url telah tercopy
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260204080419-139-1324367/spanyol-akan-larang-medsos-untuk-anak-di-bawah-16-tahun
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Gedung Putih Disebut Pecat Staf Komisi Agama Gegara Tolak Zionisme
13 Feb 2026
Pengadilan Batalkan Putusan Inggris yang Cap Palestine Action Teroris
13 Feb 2026
Apa Itu Senjata Termal Israel yang Buat Warga Gaza Lenyap 'Menguap'?
13 Feb 2026
Trump Jamu Pasukan Elite AS yang Bekuk Maduro di Gedung Putih
13 Feb 2026
Ilhan Omar Cap Trump Pedofil: Kalau Di Somalia Sudah Dihukum Mati
13 Feb 2026
Swedia Kirim Jet dan Rangers ke Greenland Bantu NATO Redam Ambisi Trump