Internasional 06 Feb 2026 5 views

Siapa Jeffrey Epstein dan Apa Kasusnya hingga Bikin Publik Geger?

Judul: Siapa Jeffrey Epstein dan Apa Kasusnya hingga Bikin Publik Geger? Jakarta, Nama Jeffrey Epstein kembali mencuat seiring terungkapnya berbagai dokumen dan kesaksian terkait...

Siapa Jeffrey Epstein dan Apa Kasusnya hingga Bikin Publik Geger?
Judul: Siapa Jeffrey Epstein dan Apa Kasusnya hingga Bikin Publik Geger?

Jakarta, Nama Jeffrey Epstein kembali mencuat seiring terungkapnya berbagai dokumen dan kesaksian terkait kasus pelecehan seksual yang menjerat miliarder Amerika Serikat dan sederet tokoh publik. Sejumlah dokumen baru terkait Epstein diungkap oleh Kementerian Kehakiman AS (DOJ) berisi transkrip kesaksian, catatan penyelidikan, serta sejumlah pihak yang dimintai keterangan oleh aparat penegak hukum.Tumpukan dokumen itu dirilis oleh DOJ dalam sejumlah fase. Fase pertama dirilis pada Februari-Mei dan Desember 2025, dan yang terbaru pada akhir Januari 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Januari 2026, DOJ merilis 3 juta halaman bersama 2.000 video dan 180 ribu gambar. Perilisan itu baru separuh dari total 6 juta halaman dengan ukuran hingga 300 gigabit.Lihat Juga :Informan FBI Curiga Jeffrey Epstein Mata-Mata IsraelBerikut merupakan profil lengkap serta awal mula tuduhan kasus Epstein.Profil Jeffrey EpsteinMelansir situs Britannica, Jeffrey Epstein merupakan seorang pengusaha keuangan asal AS yang telah dinyatakan bersalah dalam kasus kejahatan seksual.Ia dituding melakukan perdagangan seks secara sistematis terhadap perempuan dan anak di bawah umur.Epstein lahir di Brooklyn, New York, pada 20 Januari 1953, membangun kekayaan melalui karier di sektor keuangan hingga menjadi seorang multimiliuner.Kesuksesan itu membawanya ke dalam pergaulan yang melibatkan kalangan super kaya, tokoh politik penting, hingga anggota keluarga kerajaan.Dia tewas bunuh diri di dalam penjara pada Agustus 2019 lalu.Lihat Juga :Melinda French Buka Suara usai Nama Bill Gates Muncul di File EpsteinAwal mula sumber kekayaan EpsteinPada 1974, Epstein mulai mengajar fisika dan matematika di Sekolah Dalton di Manhattan, di mana siswanya berasal dari beberapa keluarga terkaya di negara itu.Namun, ia diberhentikan dari posisinya di Dalton karena keterampilan mengajar Epstein yang kurang memadai. Ia kemudian bekerja di perusahaan investasi Wall Street Bear Stearns.Meski kariernya di perusahaan itu berakhir kontroversial, ia kemudian menjadi konsultan keuangan bagi kalangan super kaya dan mendirikan J. Epstein & Company pada 1988.Klien utamanya, miliarder Leslie H. Wexner, memberinya kendali atas aset bernilai besar yang menjadi fondasi utama kekayaan Epstein.Sejak 1990-an, kekayaannya melonjak, ditandai kepemilikan properti mewah dan jaringan pergaulan dengan elite global.Lihat Juga :Bill Gates Minta Maaf, Sesali Pernah Habiskan Waktu Bareng EpsteinTuduhan awal kejahatan seksual EpsteinEpstein pertama kali dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah gadis di Palm Beach pada 2005.Informasi itu dilaporkan oleh seorang wanita yang mengeklaim bahwa putri tirinya yang berusia 14 tahun telah dilecehkan oleh seorang pria kaya bernama Jeff. Ia kemudian mengaku bersalah dan dihukum 13 bulan penjara.Pada Juli 2019, Epstein kembali ditangkap di Bandara Teterboro, New Jersey atas tuduhan perdagangan seks dan ditahan tanpa jaminan.Namun, kasus Epstein berakhir tanpa proses pengadilan setelah ia ditemukan tewas gantung diri pada 10 Agustus 2019, di sebuah sel tahanan di Manhattan.Saat itu, Epstein tengah ditahan dan menunggu persidangan federal atas dakwaan perdagangan seks.
Lanjut ke sebelah...
File Epstein yang mencuri perhatianSetelah kematiannya, perhatian publik beralih pada isi dokumen yang dikenal sebagai "berkas Epstein", yang memuat sejumlah nama yang menjadi sumber perdebatan sengit di ranah politik AS.Pada periode pemerintahan kedua Presiden AS Donald Trump, desakan untuk membuka berkas tersebut menjadi isu nasional.Sementara publikasi ribuan dokumen justru memperkuat kontroversi mengenai kejahatan Epstein dan relasinya dengan sejumlah figur berkuasa.Publikasi berkas Epstein terus memicu penyelidikan lanjutan, dan tekanan publik terhadap aparat penegak hukum untuk mengungkap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam jaringan itu.Lihat Juga :Siapa Saif Al Islam Khadafi, Orang Paling 'Ditakuti' No. 2 di Libya?Sejumlah dokumen dan kesaksian yang tercantum dalam file Epstein memuat berbagai klaim yang mengejutkan.Salah satu yang dianggap kontroversial adalah dokumen bukti korespondensi surel antara Epstein dan Bill Gates pada 2017 menyinggung simulasi pandemi.Terdapat poin pembahasan yang berisi rekomendasi tindak lanjut dan/atau spesifikasi teknis untuk simulasi pandemi virus varian terbaru.Selain itu, pengusaha yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) Aziza Al Ahmadi juga disebut mengirim potongan kiswah Ka'bah dari Mekkah ke Epstein di AS.Aziza bekerja sama dengan seseorang bernama Abdullah Al-Maari untuk mengatur pengiriman tiga potongan Kiswah. Barang-barang itu tiba di rumah Epstein pada Maret 2017.Lihat Juga :AS Setujui Permintaan Iran, Pembicaraan soal Nuklir Digelar di OmanTak hanya itu, nama Indonesia juga tercatat dalam 902 dokumen yang dirilis Kementerian Kehakiman Amerika Serikat pada pekan lalu.Misalnya laporan dari JP Morgan pada 2014, yang memuat alokasi aset global dan situasi ekonomi secara umum yang bisa menguntungkan atau merugikan AS."Di pasar negara berkembang, peristiwa politik penting adalah pemilihan presiden di Indonesia. Pekan ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Widodo sebagai pemenang dengan selisih suara yang cukup besar," demikian laporan di JP Morgan.Tokoh publik terseret di file EpsteinBeberapa nama tokoh publik, pengusaha, hingga figur berpengaruh turut disebut dalam berkas itu, meski belum semuanya terbukti terlibat dalam tindak pidana.Pangeran Andrew dari Inggris terseret dalam jutaan berkas Epstein. Sejumlah foto memperlihatkan dirinya sedang berlutut dengan posisi merangkak, condong ke arah perempuan yang terbaring di lantai.Lihat Juga :Pakta New START Hangus, AS-Rusia Bisa Bebas Bikin Senjata Nuklir LagiPendiri Microsoft, Bill Gates ikut terseret dalam dokumen yang rilis. Email-email itu memuat klaim yang menuduh Gates berupaya menutupi penyakit menular seksual dari istrinya saat itu, Melinda French Gates.Sementara itu, Pangeran Laurent dari Belgia mengakui sempat bertemu Epstein dan mengatakan pertemuan itu terjadi pada awal 1990-an dan 2000-an serta atas permintaan pebisnis itu.Dalam berkas Epstein terdapat foto mantan Presiden AS Bill Clinton yang tampak berada di kolam renang.Namun wakil kepala Staf Clinton, Angel Urena menegaskan foto itu sudah sangat lama dan Clinton berhenti berkomunikasi dengan Epstein sebelum kejahatannya terungkap.[Gambas:Video CNN]
File Epstein yang Curi Perhatian hingga Deret Tokoh Publik yang Ikut Terseret

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260205191515-134-1325104/siapa-jeffrey-epstein-dan-apa-kasusnya-hingga-bikin-publik-geger
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.