KBRI Dampingi Keluarga Bocah WNI 6 Tahun Korban Tabrakan di Singapura
Judul: KBRI Dampingi Keluarga Bocah WNI 6 Tahun Korban Tabrakan di Singapura Jakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyatakan telah memberikan pendampinga...
Jakarta, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyatakan telah memberikan pendampingan kepada keluarga seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tabrakan lalu lintas di Singapura.
Insiden itu terjadi pada Jumat (6/2) siang di area Kuil Relik Gigi Buddha, Chinatown. Sebuah mobil yang dikendarai perempuan 38 tahun menabrak dua pejalan kaki yang diketahui merupakan anak dan ibu asal Indonesia yang sedang berwisata di sana.
Lihat Juga :
China Tetapkan Libur Imlek Terpanjang dalam Sejarah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anak perempuan berusia enam tahun meninggal dunia di tempat, sementara ibu korban (31) masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Melalui pernyataan tertulis, KBRI Singapura menyatakan telah mendampingi korban mulai dari perawatan medis hingga proses koordinasi dengan pihak berwenang setempat.
"KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi Rumah Sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan," ujar perwakilan KBRI Singapura, Rizki Kusumastuti, Senin (9/2).
"KBRI Singapura juga telah berkomunikasi dengan otoritas terkait setempat untuk memastikan semua prosedur administratif ditangani dengan benar, terutama pengaturan pemulangan jenazah korban," tambah pernyataan itu.
Pada Minggu (8/2), sekitar pukul 06.50 WIB, jenazah korban tiba di tanah air dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Lihat Juga :
Eks Jenderal IDF Peringatkan Israel Bisa Bubar Gegara Perkara Ini
Sementara itu, kepolisian Singapura telah menangkap perempuan (38) pengendara mobil. Ia dikenakan dakwaan mengemudi tanpa pertimbangan wajar hingga menyebabkan kematian.
Berdasarkan pengakuan suami pengemudi, istrinya kala itu berada di Chinatown untuk menjemput putra mereka yang juga berusia enam tahun. Putranya ada di dalam mobil dan sangat terguncang hingga menangis keras.
Pilihan Redaksi
Mengenal New START, Perjanjian Nuklir AS-Rusia yang 'Kedaluwarsa'
Baru Bebas Penjara, Musuh Maduro Diculik Geng Bersenjata Venezuela
UEA Mau Bangun Perumahan Sementara buat Warga Gaza di Area Israel
Istrinya turut menangis hebat karena dirundung rasa bersalah.
"Saat dia menelepon saya, dia terus menangis. Dia benar-benar menyalahkan dirinya sendiri dan merasa sangat bersalah," kata sang suami.
Begitu tabrakan terjadi, sang istri langsung turun dari mobil untuk memeriksa para korban dan memanggil ambulans.
Dalam foto dan video yang beredar, ia terlihat berdiri dengan ekspresi cemas di dekat lokasi kejadian. Dia terus berdiri di sana saat orang-orang lalu lalang menolong para korban. (rnp/rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260209170221-106-1326279/kbri-dampingi-keluarga-bocah-wni-6-tahun-korban-tabrakan-di-singapura
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Berapa Umur Kim Ju Ae Putri Kim Jong Un yang Disiapkan Pimpin Korut?
13 Feb 2026
Didera Kesepian, Banyak Lansia di China Kecanduan Internet Akut
13 Feb 2026
Detik-detik Sinkhole Muncul di Jalanan Dekat Proyek Metro Shanghai
13 Feb 2026
Trump Sindir Presiden Israel yang Ogah Ampuni Netanyahu: Memalukan
13 Feb 2026
Serangan di Balochistan Terus Meningkat, Konflik Lama Pakistan Memanas
13 Feb 2026
Trump Perintahkan Pentagon Beli Batu Bara