Taiwan Peringatkan Jepang sampai RI Bisa Ikut Dicaplok China
Judul: Taiwan Peringatkan Jepang sampai RI Bisa Ikut Dicaplok China Jakarta, Presiden Taiwan Lai Ching Te mewanti-wanti sejumlah negara di kawasan Indo-Pasifik termasuk Asia Tengg...
Jakarta, Presiden Taiwan Lai Ching Te mewanti-wanti sejumlah negara di kawasan Indo-Pasifik termasuk Asia Tenggara berpotensi menjadi sasaran berikutnya jika China berhasil menginvasi dan menduduki wilayahnya.Dalam wawancara bersama AFP, Lai menuturkan China akan bertingkah "semakin agresif, mengancam stabilitas dan perdamaian di Indo-Pasifik, hingga tatanan hukum internasional."Lihat Juga :Putin Absen, Rusia Tak Kirim Wakil di KTT Perdana Board of Peace Trump
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Taiwan dianeksasi China, ambisi ekspansionis Beijing tidak akan berhenti di sana," kata Lai pada Selasa (10/2) di Gedung Kantor Presiden di Taipei."Negara-negara berikutnya yang berada dalam ancaman (China) adalah Jepang, Filipina, dan negara lainnya di Indo-Pasifik, dengan pada akhirnya bisa turut meluas mencapai Amerika dan Eropa," paparnya menambahkan.China menganggap Taiwan bagian dari wilayahnya yang membangkang karena berupaya memerdekakan diri. Sementara itu,kawasan Indo-Pasifik meliputi Asia Timur (Korea Selatan, Korea Utara, Jepang), Asia Selatan, negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia hingga Australia, Selandia Baru, dan negara kepulauan Pasifik.Selama ini, pemerintahan Presiden Xi Jinping selalu mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk menempatkan Taiwan di bawah kendalinya jika diperlukan.Lihat Juga :RI Buka Suara soal Israel Resmi Gabung Board of Peace Bentukan TrumpSementara itu, Taiwan selama ini berlindung di bawah pakta keamanan dengan Amerika Serikat, sehingga Washington yang menjamin keamanan Taipei termasuk soal pembelian senjata dan alutsista.Dalam wawancara itu, Lai juga menekankan situasi ini membuat Taipei harus memperkuat pertahanannya, salah satunya melalui tambahan anggaran militer sekitar US$40 miliar (sekitar Rp673 triliun) untuk pembelian persenjataan, terutama dari AS.Keputusan Lai itu dibuat meski China juga telah mewanti-wanti Washington agar tidak menjual senjata kepada Taiwan.Kekhawatiran soal agresivitas China juga disuarakan negara lain di kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengisyaratkan Tokyo bisa melakukan intervensi militer jika China menyerang Taiwan, yang memicu kemarahan Beijing.Pilihan RedaksiRespons Iran soal RI Kirim TNI ke Gaza hingga Prabowo Hadir KTT BoPSiapa Saja Pemimpin Negara yang Akan Hadir di KTT Perdana BoP?Chaos, Anggota Parlemen Turki Adu Jotos saat Lantik Menteri ErdoganSementara itu, Presiden Filipina Ferdinand Marcos memperingatkan negaranya hampir pasti terseret konflik terkait Taiwan karena akses militer AS ke sembilan pangkalan di Filipina.Selain itu, China juga terus memperluas pengaruhnya di Indo-Pasifik, termasuk ngotot mengeklaim hampir 90 persen perairan Laut China Selatan yang tumpang tindih dengan teritorial negara lainnya di kawasan. (rnp/rds)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260212143200-113-1327532/taiwan-wanti-wanti-jepang-sampai-ri-bisa-jadi-target-pencaplokan-china
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Trump Siaga Senjata AS di Iran, Siap Bombardir jika Gencatan Gagal
09 Apr 2026
Alasan Trump Gencatan Senjata dengan Iran, Bisa Jadi 'Plot Twist'
09 Apr 2026
AS-Iran Gencatan Senjata, Bagaimana Nasib Kapal RI di Selat Hormuz?
09 Apr 2026
Israel Gempur Lebanon saat Gencatan, 254 Orang Tewas dan 1000 Luka
09 Apr 2026
Kata-kata Netanyahu Siap Perangi Iran 'Kapan pun' di Tengah Gencatan
09 Apr 2026
Trump Mencak-mencak saat Bertemu NATO karena Tak Bantu AS Lawan Iran