Hamas Buka Suara RI Kirim Pasukan ke Gaza hingga Israel Sah Gabung BoP
Judul: Hamas Buka Suara RI Kirim Pasukan ke Gaza hingga Israel Sah Gabung BoP Daftar Isi Hamas Respons soal RI Bakal Kirim 8 Ribu Tentara untuk ISF ke Gaza Polisi Australia Dikeca...
Daftar Isi
Hamas Respons soal RI Bakal Kirim 8 Ribu Tentara untuk ISF ke Gaza
Polisi Australia Dikecam Keras usai Bubarkan Salat Berjemaah di Sydney
Israel Resmi Gabung Board of Peace Bentukan Trump
Jakarta, Kelompok Hamas merespons rencana Indonesia mengirim pasukan untuk bergabung dengan International Stabilization Force (ISF) ke Jalur Gaza.Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menandatangani piagam yang menandai peresmian untuk bergabung ke Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.Lihat Juga :Siapa Saja Negara Gabung Board of Peace Buatan Trump?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional hari ini, Jumat (13/2).Hamas Respons soal RI Bakal Kirim 8 Ribu Tentara untuk ISF ke GazaPemimpin senior Hamas, Osama Hamdan, buka suara soal rencana Indonesia mengirim 8 ribu tentara untuk bergabung Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Jalur Gaza Palestina.Hamdan mengatakan Hamas dan warga Palestina di Gaza menolak segala bentuk pengerahan pasukan asing di sana. Dan hal itu, kata Hamdan, telah diberitahukan juga kepada pemerintah Indonesia."Kami telah memberi tahu semua pihak, termasuk pemerintah Indonesia, bahwa kami, warga Palestina tidak membutuhkan kekuatan atau pasukan (asing)," kata Hamdan dalam wawancara dengan media berbasis di Qatar, Aljazeera Mubasher, Rabu (11/2).Hamdan menuturkan jika Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan mengirim pasukan internasional, maka pasukan tersebut seharusnya ditempatkan di perbatasan guna mencegah Israel kembali melancarkan agresi terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.Lihat Juga :Makin Bengis, Israel Bangun Fasilitas Hukuman Mati Tahanan PalestinaPolisi Australia Dikecam Keras usai Bubarkan Salat Berjemaah di SydneyPolisi negara bagian New South Wales (NSW), Australia, dikecam publik usai membubarkan paksa sejumlah warga Muslim yang sedang menunaikan salat berjemaah di ibu kota Sydney.SBS News melaporkan insiden itu terjadi pada Senin (9/2) malam saat warga memprotes kedatangan Presiden Israel Isaac Herzog.Video yang beredar di media sosial menunjukkan sejumlah pedemo Muslim sedang salat berjemaah di luar Balai Kota Sydney ketika aparat kepolisian datang dan menarik paksa mereka. Salah satu jemaah bahkan dilempar keluar dari saf oleh petugas keamanan.Komunitas Muslim Australia mengutuk aksi kasar ini dan mendesak kepolisian New South Wales untuk meminta maaf secara terbuka. Mufti Agung Australia, Dr. Ibrahim Abu Mohammed, bahkan menyerukan penyelidikan yang transparan.Lihat Juga :Hamas Wanti-wanti Indonesia soal Tugas Pasukan ISF di GazaIsrael Resmi Gabung Board of Peace Bentukan TrumpIsrael telah resmi bergabung ke Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada Rabu (11/2).Bergabungnya Israel ke Board of Peace diresmikan saat kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke Washington, untuk bertemu Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.Netanyahu mengatakan bahwa ia telah "menandatangani aksesi Israel sebagai anggota Dewan Perdamaian".Kepastian bergabungnya Israel ke BoP hanya dilakukan sepekan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana BoP yang rencananya akan digelar pada 19 Februari mendatang, di Washington DC. (dna)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260213065957-120-1327712/hamas-buka-suara-ri-kirim-pasukan-ke-gaza-hingga-israel-sah-gabung-bop
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Trump Perintahkan Pentagon Beli Batu Bara
13 Feb 2026
Trump Bakal Umumkan Dana Rekonstruksi Gaza dan ISF di KTT BoP
13 Feb 2026
Curhat Warga Kuba Tercekik Blokade AS: Listrik Nyala 30 Menit Sehari
13 Feb 2026
Trump Ultimatum Iran soal Nuklir: Buat Deal atau Kalian Bakal Trauma
13 Feb 2026
Siapa Saja Negara Gabung Board of Peace Buatan Trump?
13 Feb 2026
Makin Bengis, Israel Bangun Fasilitas Hukuman Mati Tahanan Palestina