Iran Pecat Direktur Media TV Gegara Salah Omong 'Matilah Khamenei'
Pihak berwenang Iran telah memecat direktur televisi provinsi Hamoun. Pemecatan ini terjadi setelah salah satu reporter televisi tersebut secara tidak sengaja menyerukan narasi ant...
Menurut laporan tersebut, "Direktur siaran saluran TV provinsi Hamoun dipecat menyusul kesalahan yang terjadi di jaringan provinsi." Selain itu, operator transmisi dan pengawasan siaran juga diskors. Staf lain yang terbukti bersalah akan dirujuk ke komite disiplin. Keputusan ini diambil untuk menjaga disiplin profesional dan melindungi reputasi media.
Insiden ini bermula ketika reporter Musab Rasoulizad melaporkan secara langsung peringatan 47 tahun Revolusi Islam Iran di Provinsi Sistan-Baluchistan. Saat itu, ia menggambarkan jumlah peserta demonstrasi dan teriakan "Allahuakbar." Namun, Rasoulizad kemudian mengucapkan "Marg bar Khamenei" (matilah Khamenei). Frasa ini sangat jarang terdengar dalam demonstrasi yang mendukung pemerintah, yang biasanya meneriakkan "Matilah Amerika" atau "Matilah Israel."
Dalam sebuah video terpisah, Rasoulizad telah meminta maaf atas insiden tersebut. Ia menyebutnya sebagai "kesalahan ucapan dan kekeliruan yang disiarkan dan menjadi dalih bagi kelompok anti-revolusioner."
Pada hari peringatan Revolusi Islam Iran, demonstrasi juga digelar di berbagai daerah. Di Teheran, pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah seperti "Matilah Khamenei!", "Matilah diktator!", dan "Matilah Republik Islam." Teriakan ini terdengar saat pihak berwenang menyalakan kembang api untuk menandai peringatan tanggal 22 Bahman, hari ketika Shah mengundurkan diri dan digantikan oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini.
Sementara itu, Duta Besar Iran Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa jutaan warga turun ke jalan untuk memperingati Hari Revolusi Islam dan menunjukkan dukungan mereka kepada pemerintah. "Anda bisa melihat bahwa jutaan orang akan turun ke jalan besok pagi untuk menunjukkan dukungan mereka kepada pemerintah Republik Islam Iran," katanya pada Selasa malam di Jakarta.
Hari peringatan ini terjadi setelah Iran dilanda demonstrasi besar-besaran sejak Desember tahun lalu. Demonstrasi tersebut awalnya memprotes inflasi yang meroket dan berlangsung damai. Namun, situasi menjadi kacau ketika fasilitas umum mulai dibakar. Pemerintah Iran menuding agen Israel dan Amerika Serikat menyusupi dan sengaja mengacaukan demonstrasi tersebut. Mereka menegaskan tidak akan menoleransi pedemo yang melakukan kerusakan. Berbagai laporan menyebutkan bahwa pihak berwenang Iran menangkap ribuan pedemo, dan sekitar 5.000 orang tewas dalam demonstrasi tersebut.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260213144410-120-1327895/iran-pecat-direktur-media-tv-gegara-salah-omong-matilah-khamenei
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Apa Itu Senjata Termal Israel yang Buat Warga Gaza Lenyap 'Menguap'?
13 Feb 2026
Trump Jamu Pasukan Elite AS yang Bekuk Maduro di Gedung Putih
13 Feb 2026
Ilhan Omar Cap Trump Pedofil: Kalau Di Somalia Sudah Dihukum Mati
13 Feb 2026
Swedia Kirim Jet dan Rangers ke Greenland Bantu NATO Redam Ambisi Trump
13 Feb 2026
AS-Iran Masih Nego Nuklir, Trump Ngotot Tambah Kapal Induk ke Timteng
13 Feb 2026
Pangeran Brunei Abdul Mateen dan Istri Umumkan Kelahiran Anak Pertama