Iran Siap 'Melunak' soal Nuklir Asalkan AS Cabut Sanksi Ekonomi
Iran menyatakan kesiapannya untuk bernegosiasi terkait kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat, asalkan Washington bersedia membahas pencabutan sanksi ekonomi. Hal ini disampaika...
Takht-Ravanchi menyebut bahwa pembicaraan awal berjalan "kurang lebih ke arah yang positif, tetapi masih terlalu dini untuk menilai." Teheran bersedia membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan pencabutan sanksi oleh AS. Namun, Iran menolak mengaitkan isu nuklir dengan persoalan lain, termasuk rudal.
Putaran kedua perundingan nuklir dengan AS akan digelar pada Selasa di Jenewa, Swiss. Sebuah sumber Reuters menginformasikan bahwa delegasi AS, termasuk utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner, akan bertemu dengan pihak Iran pada Selasa pagi, dengan perwakilan Oman bertindak sebagai mediator.
Sebelumnya, Kepala Badan Atom Iran pada Senin lalu mengatakan bahwa negaranya dapat menyetujui pengenceran uranium dengan tingkat pengayaan tertinggi sebagai imbalan pencabutan seluruh sanksi keuangan. Takht-Ravanchi menggunakan contoh "pembatasan program nuklir" ini untuk menekankan fleksibilitas Iran.
Meski demikian, diplomat senior Iran tersebut kembali menegaskan bahwa Teheran tidak akan menerima kebijakan nol pengayaan uranium. Kebijakan ini menjadi penghambat utama tercapainya kesepakatan tahun lalu, karena AS menuding pengayaan uranium di Iran sebagai jalur menuju pengembangan senjata nuklir, tuduhan yang berulang kali dibantah Iran.
Pada masa jabatan pertamanya, Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran tahun 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action. Kesepakatan ini merupakan capaian utama kebijakan luar negeri mantan Presiden Barack Obama, yang melonggarkan sanksi terhadap Iran sebagai imbalan pembatasan program nuklir Teheran agar tidak mampu membuat bom atom.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260215145010-120-1328438/iran-siap-melunak-soal-nuklir-asalkan-as-cabut-sanksi-ekonomi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Dubes Ungkap UEA Diserbu 500 Rudal dan 2000 Drone Iran Selama Perang
09 Apr 2026
Iran Ingatkan Gencatan Senjata Batal Jika Lebanon Terus Diserang
09 Apr 2026
Sekutu-sekutu AS Minta Gencatan Senjata Iran Berlaku Juga bagi Lebanon
09 Apr 2026
AS Kini Pertimbangkan Cabut dari NATO usai Perang Lawan Iran
09 Apr 2026
Rudal Israel Hantam Mobil dan Tewaskan Jurnalis Al Jazeera di Gaza
09 Apr 2026
Iran Dipimpin Bagher Ghalibaf, AS Utus JD Vance di Negosiasi Damai