Internasional 20 Feb 2026 5 views

Iran Ancam Targetkan Aset-Pangkalan Militer AS jika Diserang

Iran mengancam akan menjadikan seluruh pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai "target sah" jika pemerintah Donald Trump menyerang Iran. Ancaman ini disa...

Iran Ancam Targetkan Aset-Pangkalan Militer AS jika Diserang
Iran mengancam akan menjadikan seluruh pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai "target sah" jika pemerintah Donald Trump menyerang Iran. Ancaman ini disampaikan melalui surat Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB (DK PBB). Surat tersebut, yang salinannya dilihat oleh AFP, muncul di tengah meningkatnya ketegangan negosiasi nuklir Iran dan ancaman militer AS.

Iravani memperingatkan bahwa jika Iran menghadapi agresi militer, "semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan akan menjadi target sah dalam konteks respons defensif Iran." Ia juga mendesak DK PBB untuk memastikan AS segera menghentikan ancaman penggunaan kekuatan yang melanggar hukum. Iran menegaskan komitmennya terhadap jalur diplomasi dan kesediaannya untuk bernegosiasi terkait program nuklir damainya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump telah mengerahkan kapal perang dan jet tempur ke Timur Tengah untuk mencegah Iran membuat bom nuklir. Surat Iravani mengutip unggahan Trump di media sosial pada hari Rabu yang menyatakan AS mungkin perlu menggunakan pangkalan militer Inggris, termasuk yang berada di sebuah pulau di Samudra Hindia, jika Iran tidak mencapai kesepakatan.

Iravani menyebut pernyataan agresif Trump sebagai ancaman serius bagi perdamaian. "Pernyataan agresif oleh Presiden AS itu... menandakan risiko nyata agresi militer, konsekuensi akan menjadi bencana bagi kawasan dan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional," tulis Iravani.

Trump berulang kali mengancam serangan militer terhadap Iran, dengan dalih penindakan mematikan pemerintah Teheran terkait demonstrasi anti-pemerintah bulan lalu, dan terkait negosiasi nuklir. Pada hari Kamis, Trump mengatakan Iran memiliki waktu paling lama 15 hari untuk mencapai kesepakatan dan kembali menyiratkan Amerika Serikat akan menyerang jika gagal melakukannya.

Komentar Trump muncul setelah pembicaraan pada hari Selasa di Jenewa antara utusan AS Steve Witkoff dan menantu presiden Jared Kushner. Keduanya bertemu secara tidak langsung dengan diplomat tertinggi Iran, yang mengatakan ada kemajuan. Upaya negosiasi sebelumnya runtuh ketika Israel melancarkan serangan mendadak terhadap Iran pada Juni lalu, memulai perang 12 hari yang sempat diikuti Washington dengan membombardir lokasi nuklir Iran.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260220141810-120-1330043/iran-ancam-targetkan-aset-pangkalan-militer-as-jika-diserang
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.