Internasional 21 Feb 2026 4 views

Hamas Terbuka pada Kehadiran ISF di Gaza, Tapi dengan Syarat

Hamas Menyatakan Keterbukaan terhadap Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza dengan Syarat Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kehadiran P...

Hamas Terbuka pada Kehadiran ISF di Gaza, Tapi dengan Syarat
Hamas Menyatakan Keterbukaan terhadap Kehadiran Pasukan Internasional di Gaza dengan Syarat

Juru Bicara Hamas, Hazem Qassem, menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap kehadiran Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza, namun dengan beberapa syarat. ISF adalah pasukan yang dibentuk oleh Board of Peace (BoP) dan beberapa negara, termasuk Indonesia, telah menyatakan kesediaannya untuk mengirimkan personel.

Qassem menjelaskan bahwa Hamas menginginkan pasukan penjaga perdamaian yang bertugas memantau dan memastikan pelaksanaan gencatan senjata, serta berfungsi sebagai penyangga antara tentara pendudukan Israel dan rakyat Palestina di Jalur Gaza. Namun, ia menekankan bahwa pasukan tersebut tidak boleh mencampuri urusan internal Gaza.

ISF menargetkan memiliki 2.000 prajurit, termasuk anggota kepolisian. Indonesia sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan 8.000 personel.

Selain itu, Hamas juga mensyaratkan agar Israel menghentikan serangannya saat proses rekonstruksi Gaza yang diinisiasi oleh BoP dimulai. Dalam sebuah pernyataan, Hamas menegaskan bahwa setiap proses politik atau pengaturan masa depan Gaza dan rakyat Palestina harus diawali dengan penghentian total agresi. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap desakan Israel agar militan Hamas melucuti senjata sebelum rekonstruksi dimulai.

Hamas juga menambahkan bahwa pengaturan masa depan Gaza harus dimulai dengan pencabutan blokade dan penjaminan hak-hak nasional rakyat Palestina, terutama hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.

BoP telah mengadakan pertemuan perdananya di Washington, AS, pada Kamis (19/2). Dalam pertemuan tersebut, sejumlah negara menjanjikan bantuan untuk rekonstruksi Gaza. Namun, pertemuan itu tidak menetapkan tenggat waktu bagi Hamas untuk melucuti senjata atau bagi tentara Israel untuk menarik diri dari wilayah Gaza. Sejumlah negara, termasuk Indonesia, juga telah menyetujui untuk mengirimkan pasukan militernya ke ISF yang baru dibentuk di Gaza.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260221102757-120-1330283/hamas-terbuka-pada-kehadiran-isf-di-gaza-tapi-dengan-syarat
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.