Internasional 21 Feb 2026 4 views

Kenapa Board of Peace Tunjuk RI Jadi Wakil Komandan ISF di Jalur Gaza?

Indonesia ditunjuk sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza, Palestina. ISF merupakan bagian dari Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dib...

Kenapa Board of Peace Tunjuk RI Jadi Wakil Komandan ISF di Jalur Gaza?
Indonesia ditunjuk sebagai Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza, Palestina. ISF merupakan bagian dari Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menjaga Jalur Gaza setelah agresi Israel.

Pengumuman penunjukan ini disampaikan langsung oleh Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, dalam rapat perdana Board of Peace di Washington, Amerika Serikat, pada Kamis (19/2). Jeffers menyatakan bahwa ia telah menawarkan posisi Wakil Komandan kepada Indonesia, dan tawaran tersebut telah diterima.

Jeffers menjelaskan bahwa ISF akan membantu menciptakan keamanan yang dibutuhkan di Gaza demi masa depan yang makmur dan damai. ISF akan berfokus menstabilkan situasi di Gaza agar pemerintahan sipil dapat berjalan. Ia juga menegaskan bahwa mandat ISF adalah mengawasi gencatan senjata dan stabilitas keamanan, bukan konfrontasi.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjelaskan bahwa penunjukan Indonesia sebagai Wakil Komandan ISF merupakan bentuk penghormatan karena Indonesia menjadi salah satu negara yang mengirimkan pasukan terbanyak. Selain Indonesia, empat negara lain yang akan mengirim pasukan untuk ISF di Jalur Gaza adalah Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania.

Indonesia sendiri akan mengirimkan hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan untuk bergabung dengan ISF di Gaza, yang diperkirakan akan mencapai total 20.000 personel. Sugiono menjelaskan bahwa ISF memiliki satu komandan (dari Amerika Serikat) dan tiga wakil komandan. Karena pasukan Indonesia yang terbanyak, Indonesia ditunjuk sebagai Wakil Komandan bidang operasional.

Sugiono menambahkan bahwa penunjukan ini adalah kehormatan dan penghargaan terhadap rekam jejak Indonesia serta reputasi prajuritnya dalam berbagai misi penjaga perdamaian. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran ribuan pasukan RI sebagai ISF di Jalur Gaza bukan untuk operasi militer, pelucutan senjata, apalagi demiliterisasi. Tugas utama mereka adalah menjaga masyarakat sipil kedua belah pihak dan terlibat dalam upaya kemanusiaan.

Mengenai lokasi pengerahan, Sugiono membenarkan bahwa personel RI akan ditempatkan terlebih dahulu di wilayah Rafah, Gaza selatan, dengan rincian teknis dan operasional yang akan ditetapkan kemudian.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260221153504-134-1330361/alasan-indonesia-ditunjuk-jadi-wakil-komandan-isf-di-jalur-gaza
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.